Home Kota Bengkulu 17.122 Warga Kota Bengkulu Terima Bantuan BAZNAS Sepanjang 2025

17.122 Warga Kota Bengkulu Terima Bantuan BAZNAS Sepanjang 2025

17.122 Warga Kota Bengkulu
17.122 Warga Kota Bengkulu Terima Bantuan BAZNAS Sepanjang 2025

BencoolenTimes.com – Pengelolaan dana umat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bengkulu yang bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus menunjukkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Sepanjang tahun 2025, ribuan warga yang tergolong dalam delapan asnaf merasakan langsung manfaat dari berbagai program sosial dan kemanusiaan.

Tercatat, sebanyak 17.122 warga Kota Bengkulu telah menerima bantuan dari BAZNAS Kota Bengkulu selama tahun 2025. Capaian ini menjadi bukti komitmen kepemimpinan Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing dalam menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari dua pilar utama pendanaan. Pertama, pemotongan zakat langsung dari penghasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bengkulu yang menjadi motor penggerak utama penyaluran bantuan.

Kedua, adanya inisiatif inovatif berupa gerakan menyisihkan Rp2.000 per hari oleh jajaran Pemkot Bengkulu. Ketua BAZNAS Kota Bengkulu, Habib Abdurahman Alkaf, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan latihan istiqomah dalam berbagi. Meski nilainya kecil secara nominal, namun memberikan dampak besar ketika dikumpulkan secara kolektif.

”Gerakan ini mengajarkan konsistensi berbagi. Jika dilakukan bersama-sama, hasilnya sangat luar biasa bagi masyarakat yang membutuhkan,”ujar Habib, Selasa, 3 Februari 2026.

Bantuan yang disalurkan BAZNAS tidak hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan pokok. Program bantuan mencakup berbagai aspek krusial bagi delapan asnaf, di antaranya pemberian alat kesehatan, santunan biaya pengobatan bagi warga kurang mampu, serta bantuan kebutuhan primer harian.

Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan beasiswa bagi siswa kurang mampu, dukungan operasional bagi guru ngaji dan pejuang agama (fisabilillah), serta bantuan modal usaha berupa gerobak dagang, etalase, dan bantuan tunai untuk mendukung keberlangsungan UMKM. Tak ketinggalan, bantuan cepat tanggap juga diberikan kepada warga dalam kondisi darurat, termasuk musafir yang kehabisan bekal (ibnu sabil).

Habib menegaskan bahwa setiap dana zakat dan sedekah yang dikelola BAZNAS dipastikan tersalurkan sesuai ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku.

”Zakat dan sedekah memiliki peran yang sangat penting dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami berkomitmen menjaga amanah ini agar angka kemiskinan di Kota Bengkulu terus ditekan,” jelasnya.

Di bawah visi kepemimpinan Dedy–Ronny, Kota Bengkulu terus bertransformasi menjadi kota yang peduli dan berkeadilan sosial. Program-program BAZNAS diharapkan tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi fondasi bagi kemandirian ekonomi masyarakat melalui dukungan usaha yang berkelanjutan. (JUL/RMC)

 

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version