Home BDTV Pemburu TKP dan Warga Tangkap Maling

Pemburu TKP dan Warga Tangkap Maling

BencoolenTimes.com, – Pemburu TKP BDTV Cacam Nian bersama warga Jalan Sungai Rupat RT 47 dan RT 48 Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar menangkap 2 orang remaja diduga maling burung jenis love bird milik Bambang (46) Swasta, warga setempat, Selasa (4/5/2021).

Bambang mengatakan, kejadian bermula saat dirinya sedang tertidur pulas. Tiba-tiba ia mendengar suara teriakan maling dari warga.

“Sekira pukul 02.00.WIB saya lagi tidur, tiba-tiba dengar ada warga teriak maling terus saya keluar dan melihat warga sudah ramai di depan rumah saya. Dan posisi warga sudah mengejar maling,” kata Bambang.
Bambang mengungkapkan, terduga pelaku dua remaja tanggung itu melakukan aksinya dengan cara masuk kedalam rumah memanjat pagar tembok setinggi 4 meter.

Lalu masuk dengan cara merusak pintu belakang. Karena posisi burung tersebut di gantung di dapur. Terduga pelaku sempat berhasil membawa burung tersebut keluar rumah.

Sementara itu Pemburu TKP yang kebetulan di daerah tersebut bersama warga yang mergoki aksi terduga pelaku, langsung melakukan pengejaran terhadap keduanya.

Lantaran panik karena aksinya kepergok warga, burung hasil curian yang sempat dibawanya kabur ditinggal oleh terduga pelaku di samping rumah korban beserta motor mereka yang diparkirkan di depan rumah korban. Motor yang ditinggal kabur terduga pelaku kemudian diamankan korban.

Tidak lama kemudian, setelah melakukan pengejaran Tim Pemburu TKP bersama warga sekitar berhasil menangkap terduga pelaku yang bersembunyi disemak-semak persis di belakang rumah korban dengan kondisi berlumur lumpur dan basah kuyup.
Mereka basah kuyup lantaran saat dikejar mereka sempat tercebut kolam milik warga yang berada persis dibelakang rumah korban.

Setelah berhasil diamankan Pemburu TKP dan warga, sementara menunggu pihak kepolisian yang sudah dihubungi warga.

Sebelum polisi tiba dilokasi, terduga pelaku sempat mengaku burung hasil curian itu akan dijual dan rencananya untuk menebus handphone yang sempat digadai kesebuah warung sebagai jaminan utang bensin.

Namun warga dan Pemburu TKP mencurigai adanya hal lain dibalik aksi terduga pelaku. Setelah dimintai keterangan lebih dalam, akhirnya terduga pelaku mengaku bahwa mereka mendapatkan informasi dari temannya yang pernah tinggal di Jalan Sungai Rupat RT 47 bahwa ada burung jenis love bird di dalam rumah korban.

Apabila terduga pelaku berhasil mengambil burung tersebut dirinya akan membeli burung itu dengan harga yang cukup tinggi. Lantaran tergiur, terduga pelaku kemudian nekat melakukan dugaan pencurian tersebut.
Tak lama berselang setelah mengaku, pihak kepolisian tiba dilokasi yang kemudian membawa terduga pelaku dan barang bukti ke Mapolsek Selebar Kota Bengkulu untuk diproses lebih lanjut.

“Jadi karena pelaku ini masih dibawah umur. Kami sepakat berdamai dan tidak meminta ganti rugi. Pelaku juga sudah membuat perjanjian di Polsek Selebar dan diminta untuk wajib lapor,” kata Bambang.
Bambang terduga pelaku tidak mengulangi perbuatannya.

“Kami berharap semoga.pelaku  tidak mengulangi lagi kejadian seperti ini, dan untuk proses selanjutnya kami serahkan sepenuhnya ke pihak Polsek Selebar,” tutup Bambang. (PPJ)