BencoolenTimes.com – Anak hanyut masih dalam pencarian di Kabupaten Rehang Lebong, hingga hari ketiga. Korban bernama Nini (8), warga Curup yang dilaporkan hanyut terbawa arus air irigasi di Perumahan BTN Air Bang Curup Blok D, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, Jumat, 9 Januari 2026 lalu.
Upaya dilakukan secara optimal, bukan hanya pihak kepolisian, BPBD dan stake holder lainnya. Bahkan, Jumat tengah malam, Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari dan Ketua DPRD Rejang Lebong, Juliansyah Yayan ikut turun melakukan pencarian hingga ke kawasan Danau Suro, Kabupaten Kepahiang.
Pencarian terus dilakukan pada Sabtu, hingga Minggu siang, 11 Januari 2025 oleh Tim Gabungan di beberapa titik aliran sungai kemungkinan jasad korban bisa ditemukan.
‘’Titik pencarian dilakukan hingga ke wilayah Kabupaten Kepahiang, tim masih di lapangan melakukan pencarian. Mudah-mudahan hari ini ada titik terang,’’ sampai Kepala Seksi (Kasi) Humas, Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri.
Sementara itu, Minggu siang, 11 Januari 2026, warga di kawasan Aliran Sungai Musi, Desa Tertik, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang dihebohkan penemuan mayat perempuan yang mengapung di tumpukan sampai sungai.
Informasi yang dihimpun di lokasi, jasad korban terlihat terbawa arus dan berhenti di kawasan sungai yang dipenuhi sampah, potongan kayu dan bambu. Warga yang melihat pertama kali segera memanggil penduduk lain, sehingga lokasi penemuan cepat dipadati orang.
Belum ada yang berani mendekat apalagi menyentuh jenazah. Warga memilih menjaga jarak sambil menunggu aparat dan tim penyelamat tiba.
Tim BPBD Kabupaten Kepahiang langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Intan Haerani, pejabat di bidang penanggulangan bencana dan logistik BPBD Kepahiang, membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan penanganan awal. ‘’Kami sudah menerima laporan dan sedang menuju lokasi untuk proses evakuasi,’’ singkat Intan.
Polisi juga telah menurunkan personel ke lokasi. Dari keterangan Kapolsek Tebat Karai, Iptu Pipin Nurkholis, identitas korban hingga kini masih belum diketahui dan proses penyelidikan baru dimulai. ‘’Petugas sudah di TKP. Untuk sementara belum ada data identitas korban,’’ kata Pipin.(OIL)






