Home Peristiwa Anak Temukan Ibunya Diduga Meninggal Dunia Karena Gantung Diri

Anak Temukan Ibunya Diduga Meninggal Dunia Karena Gantung Diri

Anak Temukan Ibunya
CEK: Anggota Polisi dan TNI melakukan pengecekan TKP dugaan bunuh diri di Kecamatan Selupu Rejang.

BencoolenTimes.com – Anak temukan ibunya sudah meninggal dunia diduga karena gantung diri di kamar mandi belakangan rumah di kawasan Kecamatan Selupu Rejang, Senin siang, 10 Maret 2025, pukul 13.00 WIB.

Anak temukan ibunya dalam kondisi meninggal dunia diduga karena gantung diri, saat mengunjungi sang ibu. Ibu berinisial Ng (57) tersebut diduga nekat bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan kabel.

Belum di ketahui secara pasti motif korban yang sudah berusia nenek-nenek ini nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Namun dari cerita tetangga, dulunya korban sempat mengalami gangguan jiwa dan dirawat di rumah sakit.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak menjelaskan, kronologis terungkapnya kejadian dugaan bunuh diri tersebut, berawal salah satu anak korban berkunjung.

Saat data, anak korban masuk ke dalam rumah yang tidak terkunci sembari memanggil ibunya. Namun setelah bebera kali dipanggi, tidak ada sahutan dari sang ibu.

Hingga korban mencari di sekiling dalam rumah, namun tidak juga menemukan sang ibu. Namun saat korban melihat ke bagian kamar mandi belakang rumah, sang anak menemukan ibunya sudah tergeletak atau terbaring di lantai kamar mandi.

‘’Pada bagian leher korban terdapat lilitan kabel berwarna hitam dan di blandar plafon kamar mandi terdapat kabel yang terlilit dan di simpulkan ke blandar plafon kamar mandi,’’ ungkap Kasi Humas.

Mellihat hal tersebut, tambah Kasi Humas, anak korban meminta bantuan tetangga dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Selupu Rejang.

‘’Diduga kuat memang meninggal dunia karena gantung diri dan keluarga korban juga menolak untuk dilakukan visum maupun otopsi dengam membuat surat pernyataan penolakan. Karena sudah menganggap ini sebuah musibah bagi mereka,’’ demikian Kasi Humas.(OIL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version