Home Hukum Beredar Video Cafe Casablanca Bebas Beroperasi, Warga Berang

Beredar Video Cafe Casablanca Bebas Beroperasi, Warga Berang

Tampak, aktivitas Cafe

BencoolenTimes.com, – Dimasa pandemi Covid-19 di Kota Bengkulu khususnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Surat Edaran Walikota Bengkulu melarang warga menggelar pesta pernikahan dan kegiatan lainnya yang bersifat mengundang kerumunan massa dan membatasi aktifitas hiburan yang diwajibkan tutup pukul 22.00 WIB.

Kebijakan itu tak lain untuk memutus penyebaran Covid-19 agar tidak meluas dan sampai saat ini Surat Edaran tersebut belum dicabut dan masih berlaku.

Namun disisi lain, baru-baru ini warga dibikin berang terkait beredarnya video di salah satu akun Instagram milik vendor pernikahan, Minggu (31/1/2021) yang memperlihatkan aktivitas Cafe Casablanca yang ada di kawasan Pantai Panjang.

Tampak pengunjung tak pakai masker

Video berdurasi kurang lebih 1 menit itu viral dan mengundang perhatian publik. Pasalnya, didalam video tersebut, tampak terjadi kerumunan didalam Cafe serta diduga tidak mematuhi Protokol Kesehatan (Protkes) karena terlihat dalam video pengunjung tidak memakai masker.

“Bisa bantu jelaskan…. Kami vendor nikah distop karena hawatir jadi cluster baru … Nah ini,tempat hiburan malam bisa bebas tanpa prokes … Tolong bapak2,bantu jelaskan … Vendor nikah menjerit karena lahan rejeki ditutup,sedang yang lain tetap bisa jalan .. terus inikah upaya mengurngi angka covid,” tulis caption dalam video tersebut.

Tampak pengunjung berkerumun

Tidak hanya satu video, vendor itu juga memposting video dari sisi lain Cafe Casablanca, dengan memperlihatkan ramainya pengunjung cafe.

“Sebanyak ini manusia di dalam tanpa prokes..tapi tempat hiburan bisa terus beroperasi..sedang kami vendor nikah..staknan tanpa kejelasan…,” tulisnya di video satunya.

Video tersebut mendapat reaksi warganet, berbagai komentar bermunculan dari sejumlah akun Instagram warga Kota Bengkulu tak terkecuali juga para vendor lainnya.

“Sangat miris..kmi (kami) slaku (selaku) usaha vendor menjerit melihat In(ini).sdngkan (sedangkan) usaha Kmi (kami) d (di) Ttup (tutup)..ap (apa) kslahan (kesalahan) Kmi,” tulis vedor pernikahan lain dalam kolom komentar.

Selain itu, ada komentar akun lain dalam video tersebut yang menuntut keadilan. “Bagaimana mungkin suatu hajat yang baik dan di mana di sana banyak orang menggantungkan hidup untuk keluarganya dilarang…. Sedangkan di tempat orang senang 2 buang2 uang bisa terus buka dan diizinkan…. Ku menangis melihat ini…. Dimana keadilan itu…  Toloooong,” tulisnya dalam kolom komentar.

Terkait ini, Kepala Satpol PP Kota, Yurizal saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut dan sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk melakukan tindakan.

“Ya kami sudah dapat laporannya, kami sedang koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti TNI, Polri, pihak perizinan dan pihak terkait lainya untuk menanggapi masalah tersebut. Ini sudah melanggar pernyataan yang sudah mereka buat di atas materai,” kata Yurizal.

Terpisah, awak media ini juga menghubungi pihak manajemen Cafe Casablaca untuk mengonfirmasi terkait beredarnya video aktivitas cafe dan pihak manajemen membenarkan adanya aktifitas Cafe Casablanca, Sabtu (30/1/2021) malam.

“Malam tadi kita buka (Cafe Casablanca), mencoba, melihat dimana kekurangnya kita nanti,” kata manajemen cafe, Minggu (31/1/2021).

Pihak manajemen cafe, juga mengungkapkan kepada wartawan bahwa Cafe Casablanca, Sabtu (30/1/2021) malam, beroperasi melawati pukul 22.00 WIB.

“Sampai subuh tidak, jam 03.00.WIB lewat. Jadi bahasanya, Casablanca itu bukan soft opening atau grand opening ya, cuman persiapan untuk grand opening,” jelas manajemen cafe. (PPJ)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version