BencoolenTimes.com – Buka bersama tim pemenangan Helmi-Mian, menjadi ajang silaturahmi dengan seluruh tm dan tokoh yang ikut mensukseskan gemenangan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Mian.
Buka bersama Tim Pemenangan yang digelar di Balai Semarak, Selasa malam, 4 Maret 2025 juga dihadiri Ketua Tim Pemenangan Helmi-Mian, apt. Destita Khairilisani, S.Farm, M.SM.
Dalam sambutannya, Destita mengungkapkan rasa syukur atas perjuangan dan kerja keras semua pihak yang telah menghantarkan pasangan Helmi Hasan-Mian sebagai pemimpin di Provinsi Bengkulu.

Destita juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam mendukung kepemimpinan Helmi-Mian ke depan. Ucapan terima kasih yang tak terhingga juga disampaikan kepada semua pihak dan masyarakat yang telah berjuang bersama.
‘’Ini bukan hanya perjalanan sampai di sini, tetapi kita akan terus membersamai Bapak Helmi Hasan dan Bapak Mian dengan segenap kemampuan di semua bidang untuk membantu rakyat,’’ sampai Destita.
Anggota Komite III DPD RI ini menegaskan dengan berkolaborasi akan saling melengkapi dan mempercepat pembangunan daerah.

Destita berharap dengan acara silaturahmi dan buka puasa ini membawa berkah serta mempererat hubungan antar masyarakat dan pemerintah daerah.
‘’Insya Allah, dengan kebersamaan ini, kita akan terus melangkah bersama untuk kesejahteraan Bengkulu,’’ harap Destita.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, dalam keterangannya mengatakan telah menetapkan beberapa prioritas utama terkait pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah bahwa sekolah SMP dan SMA Negeri akan tetap gratis, sehingga tidak ada lagi biaya pendidikan yang memberatkan orang tua.
Selain itu, pemerintah juga menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi penahanan ijazah, baik di sekolah negeri maupun swasta. ‘’Kami umumkan kepada seluruh pihak sekolah, tidak boleh lagi menahan ijazah siswa, baik di sekolah negeri maupun swasta,’’ tegas Gubernur Helmi.
‘’Jika ada biaya yang perlu dibayar, pihak sekolah boleh berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menyelesaikannya, tetapi ijazah tidak boleh ditahan,’’ sambung Gubernur Helmi.

Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Kanwil Agama untuk memastikan kebijakan ini berlaku merata, termasuk di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.
‘’Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kebijakan ini dijalankan,’’ tambah Gubernur Helmi.
Di sisi lain, pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan. Setelah Gubernur mendengar alokasinya hanya dua unit, spontan Gubernur Helmi akan menambah anggarannya.
‘’APBD kita prioritaskan untuk rakyat, jika ada rumah yang perlu dibangun, kita akan data per kabupaten dan kota. Kita pastikan rumah yang dibangun benar-benar layak untuk ditinggali,’’ ungkap Gubernur Helmi.
Mengenai Buka Bersama, Gubernur Helmi mengungkapkan, akan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut sebagai bentuk kebersamaan dengan masyarakat.
‘’Buka Bersama ini sudah kita lakukan sejak kemarin, hari ini, dan besok akan terus kita lakukan bersama masyarakat,” tutup Gubernur Helmi.(RLS/JUL)






