
BencoolenTimes.com – Bupati Rejang Lebong, M, Fikri Thobari bersama Ketua DPRD Rejang Lebong, Juliansyah Yayan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong, melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Baitul Makmur.
Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari melaksanakan Salat Idul Fitri bersama jajarannya dengan masyarakat Kabupaten Rejang Lebong di Masjid Agung Baitul Makmur pada Senin pagi, 31 Maret 2025.
Dalam kesempatan tersebut, setelah menunaikan Salat Id, dalam sambutannya Bupati Fikri Thobari mengucapkan Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H kepada seluruh masyarakat Kabupaten Rejang Lebong.

‘’Mari kita kumandangkan takbir, tahlil dan tahmid agar kita disatukan dalam nikmat terbesar yang diberikan Allah, baik itu nikmat iman maupun nikmat Islam. Setelah berakhirnya Bulan Ramadan, semoga Allah menjadikan kita orang yang baru dan suci, serta semoga kita dapat bertemu dengan Ramadan tahun depan,’’ ucap Bupati Fikri Thobari.
Semoga, sambung Bupati Fikri Thobari, nilai-nilai yang diajarkan Ramadan tidak dilupakan. Karena momentum Ramadan harus dijadikan makna dalam upaya meningkatkan kwalitas ke-islaman dan keimanan.
‘’Semoga kemenangan yang sudah kita raih dapat lebih sempurna, serta dapat dicintai Allah SWT,’’ imbuh Bupati Fikri Thobari.
Sedangkan khotbat Id disampaikan Ustadz Syafrudin, yang salah satu isinya mengurai makna Puasa Ramadan. Dimana pada Bulan Ramadan, semua Umat Islam di dunia menunaikan ibadah puasa.
Dengan Berpuasa, Umat Islam menahan diri dari lapar dan haus, kemudian juga menahan hawa nafsu, termasuk hubungan suami istri dari fajar hingga matahari terbenam.
‘’Puasa dalam Islam bukan sekedar menahan diri dari kebutuhan fisik, melainkan untuk mencapai tujuan spiritual dan moral tertentu, yakni taqwa. Sehingga orang yang berpuasa dapat menahan diri dari hal-hal yang tidak diinginkan, mulai dari menahan amarah dan godaan untuk melakukan perbuatan buruk,’’ jelas Syafrudin.
Dikatakan Syafrudin, taqwa merupakan salah satu konsep utama dalam Islam yang berhubungan dengan iman dan akhlaq. Dalam alqur’an, kata taqwa disebuatkan sebanyak 251 kali dan salah satu ayat yang menjelaskan makna taqwa adalah surah Al Baqarah (2) ayat 197.
‘’Taqwa seperti yang disampaikan Ibnu Rajab dalam kitab Jami’ Al Ulum Wal Hikam, mendefinisikan taqwa sebagai menjaga diri dari kejahatan dan melakukan perbuatan yang diridhoi Allah. Taqwa juga mengandung makna takut kepada Allah,’’ imbuh Syafrudin.(OIL)





