
BencoolenTimes.com – Cegah potensi aksi begal, Polres Seluma terus melakukan berbagai upaya serius. Terutama pasca kejadian yang dialami seorang anak bawah umur warga Kota Bengkulu, Jumat malam, 22 Agustus 2025 lalu, yang diduga ditinggal pelaku begal di wilayah Kabupaten Seluma.
Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan mengatakan, pelaku pencurian kendaraan bermotor saat ini mulai menyasar anak-anak. Hal ini harus diwaspadai dan dilakukan upaya pencegahan.
‘’Jadi mulai saat ini saya ingatkan para orang tua, untuk membatasi anak menggunakan kendaraan. Jadi mohon kepada para orang tua untuk menyikapi ini,’’ tegas Kapolres.
Kapolres juga meminta agar orang tua membatasi anak menggunakan kendaraan, termasuk dalam beraktivitas pada malam hari. Orang tua diminta memastian anak-anak paling lambat pukul 21.00 WIB atau jam 9 malam sudah ada di rumah, apalagi masih menggunakan kendaraan di jalan.
‘’Saya akan perintahkan patroli untuk menindak, jika sampai pukul 21.00 WIB masih menemui anak menggunakan sepeda motor. Ini harap dimaklumi, sebagai upaya kami mencegah anak-anak jadi korban begal atau perampasan,’’ sebut Kapolres.
Giat patroli akan lebih diintensifkan, kata Kapolres, baik Polres sendiri maupun Polsek jajaran, dengan patroli mengawasi dan memantau aktivitas anak-anak khususnya di wilayah hukum Polres Seluma.
‘’Patroli akan saya intensifkan, terutama di jam-jam rawan. Saya tidak ingin masyarakat Seluma ada menjadi korban begal atau perampasan seperti yang dialami warga Kota Bengkulu ini,’’ kata Kapolres.
Kapolres berharap, peran dan kerjasama para orang tua sangatlah penting, karena merekalah yang berhubungan langsung dengan anak. Upaya preventif harus dimaksimalkan, untuk mencegah pelaku begal dan perampasan sepeda motor ini melancarkan aksinya.
‘’Sekali lagi saya minta kerjasama para orang tua ini, demi kebaikan bersama, jangan sampai ada korban di Kabupaten Seluma. Kita jaga dan selamatkan anak-anak dari para pelaku begal ini,’’ demikian Kapolres.(LRS)





