BencoolenTimes.com – Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Utara tahun 2024, Pasangan Calon ( Paslon) nomor urut 01, Arie Septia Adinata dan Sumarno ikuti debat publik yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu Utara di Hotel Grage Horizon Kota Bengkulu, Jumat malam, 15 November 2024.
Diketahui, pada debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Utara tersebut diikuti Paslon tunggal, karena hanya ada satu Paslon yang mengikuti kontestasi Pilkada di Bengkulu Utara.
Debat dimulai sekira pukul 20.00 WIB dengan tema debat publik ‘Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Peningkatan Kesejahteraan, sinergitas Pelaksanaan dan penyampaian Pembangunan Berkelanjutan’.
Pada kesempatan itu, Ketua KPU Kabupaten Bengkulu Utara, Santoso menyampaikan dalam kata sambutannya.
”Debat kandidat ini merupakan salah satu metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU kabupaten Bengkulu Utara dan merupakan pendidikan politik kepada masyarakat yang dilaksanakan secara terukur dan bertanggung jawab,” sampai Santoso.
Santoso pun mengajak kepada masyarakat kabupaten Bengkulu Utara untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada hari H pencoblosan.
”Kami mengajak masyarakat Bengkulu Utara yang mempunyai hak pilih untuk dapat datang berbondong-bondong ke TPS menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 November 2024 nanti,” tambah Santoso.
Calon Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata didampingi Sumarno menyampaikan, visi dan misi kepada publik terkhususnya bagi masyarakat Bengkulu Utara.
”Visi kita membawa Bengkulu Utara maju, hebat, sejahtera, bahagia dan berkelanjutan. Kita melihat fiskal kabupaten Bengkulu Utara sangat stagnan dan minim sedangkan jumlah penduduk kita sekitar tiga ratus ribu jiwa, sehingga apabila kita hanya mengandalkan APBD maka akan stagnan,” sampai Arie.
Dalam kesempatan ini, mereka membawa misi, pertama, mewujudkan percepatan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
”Inklusi ini bagaimana pembangunan bisa merata dan sumber daya alam di Bengkulu Utara yang melimpah di semua sektor akan bisa dikembangkan untuk menjadi sumber PAD di masa yang akan datang,” lanjut Arie.
Kedua, melakukan percepatan sosial kultural yang berbasis sumber daya manusia. ”Ke depan kita ingin sumber daya manusia ini berkualitas, kreatif, adaptif sehingga berdaya saing dengan daerah-daerah lain sehingga mendorong kualitas di sektor pendidikan, kesehatan dan insya Allah mereka bisa berkreasi dan berkreativitas untuk membangun kabupaten Bengkulu Utara,” papar Arie.
Ketiga, kita akan mewujudkan pertumbuhan dan percepatan infrastruktur terpadu. ”Jalan-jalan di desa akan terkoneksi ke jalan kecamatan, jalan kecamatan akan terkoneksi ke jalan kabupaten dan jalan kabupaten akan terkoneksi ke jalan perkebunan dan pertanian, terkoneksi ke jalan provinsi serta jalan nasional yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi di masa yang akan datang,” lanjut Arie.
Keempat, mewujudkan percepatan tata kelola pemerintahan, transparansi, akuntabel, bersih dan berkualitas di masa mendatang.(JUL)






