BencoolenTimes.com, – Dinas Tanaman Pangan Holtikultural Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu bersama anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sri Rezeki menyalurkan bantuan pupuk sebanyak 17,6 ton jenis NPK kepada 19 Kelompok Tani se- Kabupaten Seluma di Desa Sengkuang, Kecamatan Seluma Selatan, Jumat (25/11/2022).
Pupuk yang disalurkan ini difokuskan kepada kelompok tani yang berdomisili dan memiliki perkebunan di wilayah Kecamatan Seluma Utara, Kecamatan Seluma Selatan, Kecamatan Ulu Talo dan Kecamatan Air Periukan. Masing-masing kelompok tani mendapatkan bantuan pupuk yang berbeda. Tergantung luas lahan dengan esetimasi 1 hektare mendapatkan 50 Kg pupuk.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Ir. Riky Gunarwan mengatakan, pupuk yang disalurkan merupakan dana aspirasi anggota DPRD Provinsi Bengkulu dapil Kabupaten Seluma, Sri Rezeki. Jenisnya pupuk NPK non subsidi sebanyak 17,6 ton dibagikan kepada 19 Poktan.

“Setelah bantuan pupuk ini di bagikan, kami dari pemerintah provinsi Bengkulu bersama Anggota DPRD Provinsi Sri Rezeki berharap supaya produksi baik pangan, holtikultura dan perkebunan bisa meningkat seta dimanfaatkan dengan maksimal, kemudian di pastikan tidak ada yang dijual. Kami pun akan menitor terkait penggunaan pupuk ini,” kata Ricky Gunawan.
Ricky Gunawan menambhakan Penerima bantuan ini sebelumnya sudah dilakukan verifikasi atau Poktan yang sudah terdaftar di sistem penyuluhan pertanian. Terlebih lagi pupuk tersebut merupakan peruntukan tanaman pangan, tetapi tanaman pangan sudah di subsidi pemerintah tanaman pangan holtikultura seperti cabai dan bawang merah.
Sedangkan Untuk semangka dan melon serta tanaman yang lainnya tidak di subsidi pemerintah. Sehingga bantuan pupuk ini sangat dibutuhkan oleh Poktan karena harga subsidi dan non subsidi sangat jauh. Dengan adanya bantuan pupuk ini petani bisa terbantu dan produksi petani bisa meningkat.
“Pengadaan sudah melalui e Katalog dan pupuk terdaftar di Kementan memiliki SNI karena legalitas terjamin,” terang Ricky Gunarwan.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Sri Rezeki, SH mengatakan, dirinya memilih dana aspirasi dengan memberikan pupuk dan fokus pertanian karena masyarakat Kabupaten Seluma yang merupakan dapilnya pada umumnya berprofesi sebagai petani. Kemudian ditengah harga pupuk yang mahal bagi bantuan pupuk sangat dibutuhkan petani sehingga jangan sampai krisis pangan karena pupuk mahal, produksi menurun.
“Makanya saya membuat program aspirasi bantuan pupuk. Saya tetap fokus di bidang pertanian karena masyarakat kita bergerak di bidang pertanian dan perkebunan,” ujarnya.
Sri Rezeki menambahkan, dalam waktu dekat ini dirinya akan membagikan handraktor sebanyak 6 unit, kultipator 8 unit dan alat pertanian lainnya, kita saat ini masih menunggu jadwalnya saja. (Bay / Adv)


