Home Hukum Dirlantas Nyatakan Perang untuk Balap Liar, 80 Persen Lebih Dikeluhkan Warga di...

Dirlantas Nyatakan Perang untuk Balap Liar, 80 Persen Lebih Dikeluhkan Warga di Jumat Curhat

Denda maksimal yang dimaksud, sambung Joko, yaitu sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2009. Yaitu maksimal denda Rp 3 juta dan maksimal kurungan satu tahun penjara. Penerapan ini baik bagi pengendara roda dua (R2) maupun roda tiga (R3) dan roda empat (R4) yang tertangkap terlibat balap liar.

“Karena balap liar maupun penggunaan knalpot brong sudah sangat meresahkan masyarakat. Dan bukan baru-baru ini saja terjadi, terlebih kita sudah mendekati bulan puasa dan lebaran. Jadi kita akan berupaya jangan sampai ada lagi kegiatan ilegal aksi balap liar, termasuk penggunaan knalpot brong di jalan raya,” sambung Joko.

Dilanjutkan Joko, hingga kemarin setidaknya sudah ada dua unit R4 dan 13 unit R2 yang diamankan di Ditlantas Polda Bengkulu. Kemudian untuk di Polresta Bengkulu sudah ada 96 unit kendaraan R2 dan 28 unit kendaraan. Ditambah lima lembar STNK dan satu lembar SIM yang diamankan sebagai barang bukti.

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version