BencoolenTimes.com – Dispar (Dinas Pariwisata) Provinsi Bengkulu gelar Pelatihan Peningkatan Keselamatan Wisata dengan mengusung tema ‘Manajemen Safety Risk pada Aktifitas Wisata Bahari dan Tirta’.
Dispar Provinsi Bengkulu gelar Pelatihan Peningkatan Keselamatan Wisata selama 3 hari, mulai Kamis, 11 Juni 2026 hingga Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan di 2 lokasi berbeda, 2 hari di Two K Azana Style Hotel Bengkulu dan 1 hari di MD Land Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu.
Kegiatan pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai organisasi atau federasi yang bergerak di bidang pariwisata, khususnya Pariwisata Bahari dan Tirta atau wisata air yang ada di Bengkulu.
Kegiatan dibuka Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum, Setprov Bengkulu, Nandar Munadi. ”Kegiatan ini dalam rangka menjamin keselamatan dan kenyamanan bagi pengunjung wisata dari para pengelola wisata, khususnya pada wisata Bahari dan Tirta di Provinsi Bengkulu,” ungkap Nandar.
Dilanjutkan Nandar, kegiatan ini juga dalam rangka memberikan modal kepada pengelola maupun pelaku wisata Bahari dan Tirta, guna memberikan pelayanan yang aman dan nyaman di Provinsi Bengkulu.
”Sehingga kita harapkan para peserta pelatihan ini bisa mengikuti kegiatan secara optimal guna bisa menyerap materi dan ilmu yang nantinya diterapkan pada wisata Bahari dan Tirta masing-masing,” imbuh Nandar sembari membuka secara resmi kegiatan pelatihan.
Sementara itu Kepala Dispar Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar menyampaikan, kegiatan pelatihan ini dalam rangka upaya meminimalisir resiko keselamatan, resiko kecelakaan dan kesehatan pada wisata air.
”Sehingga Fokus Pelatihan ini untuk keselamatan kesehatan kerja pada kegiatan wisata Bahari dan Tirta. Jadi dua hari materi dan hari ketiga akan ada simulasi atau praktek di MD Land,” ungkap Murlin.
Ditambahkan Murlin, kegiatan pelatihan ini juga dalam rangka memberikan rasa nyaman dan aman bagi pengunjung wisata, khususnya wisata Bahari dan Tirta. ”Tentu ini juga dalam rangka memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung wisata,” imbuh Murlin.(OIL)






