BencoolenTimes.com, – Rahiman Dani, adik kandung Bupati Kaur Lismidianto korban penembakan orang tak dikenal (OTD), membeberkan peristiwa penembangkan yang dialaminya Jumat (3/2/2023) lalu. Pasca dirawat di RS Bhayangkara, kini Rahiman Dani sudah pulang ke kediamannya Jalan Kinal Baru RT 19 RW 1, Kelurahan Pematang Gubernur Kota Bengkulu.
“Masyarakat Bengkulu saya sudah sehat, Alhamdulillah. Berkat doa-doa kawan-kawan wartawan dan seluruh masyarakat, saya terselamatkan. Mudah-mudahan kita insan pers, khusus saya juga orang media yang tidak menginginkan ada kekerasan. Kita cinta damai, cukup saya yang jadi korban baik di Bengkulu maupun di dunia ini,” ungkap Rahiman Dani saat diwawancara, Rabu (8/2/2023).
Dilanjut Rahiman, ini sedang Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap tanggal 9 Februari. “Ini lagi Hari Pers Nasional ya. Insya Allah saya sudah sehat, saya kuat, dan kita doakan penegak hukum Kepolisian akan berhasil mengungkap kasus ini,” kata Rahiman Dani.
Rahiman Dani menuturkan, pihaknya telah dimintai keterangan pihak Kepolisian dan untuk hal-hal teknis serta keterangan yang diberikan, diserahkan semuanya kepada penyidik. Sebelum insiden penembakan, Rahiman Dani mengaku tidak menerima ancaman dari pihak manapun.
“Alhamdulillah saya tidak (tidak ada ancaman), karena saya mau berangkat jumatan, pakai sarung, sendiri (jalan kaki) gak ada curiga,” beber Rahiman Dani.Rahiman Dani juga mengungkapkan dirinya tidak tahu motif penembakan terhadap dirinya.
“Sampai saat ini saya belum tau. Kita serahkan ke pihak berwenang,” ucap Rahiman Dani. Rahiman Dani menyatakan, yang berpapasan dengan dirinya waktu kejadian yang diduga terduga pelaku dua orang menggunakan motor. Habis berpapasan, keduanya mutar balik dan menembaknya dari belakang.
“Dua orang, pakai motor, pakai helm. Papasan dia mutar lagi, saya kan masa bodoh karena mau Jumatan, tiba-tiba ada tembakan, saya kaget terkejut, dia langsung keluar gang,” terang Rahiman Dani.Dia juga mengaku tidak sempat melawan, karena saat itu dalam kondisi terkejut.
“Bagaimana mau melawan kita kaget, terkejut. Mereka langsung pergi, saya juga tidak tahu, tahu-tahu sudah ada darah di lengan saya sampai ke kuku-kuku. Langsung saya tekan lukanya,” beber Rahiman Dani.
Rahiman Dani menambahkan, mengenai dugaan-dugaan motifasi penembakan terhadap dirinya sepenuhnya ia serahkan kepada pihak kepolisian yang menangani.
“Kita serahkan ke pihak kepolisian,” jelas Rahiman Dani.Diketahui, Rahiman Dani yang merupakan bakal calon DPD RI dapil Bengkulu, ditembak orang tak dikenal saat akan berangkat salat Jumat ke Masjid Al-Iman, Jumat (3/2/2023) lalu.
Akibatnya, Rahiman Dani mengalami luka di bagian punggung hingga tembus ke lengan kiri. Saat di Tempat Kejadian Perkara, Jalan Kinal Baru RT 19 RW 1 Kelurahan Pematang Gubernur Kota Bengkulu, polisi menemukan selongsong peluru. Hingga kini, motif dan pelaku masih didalami pihak kepolisian. (Bay)






