Home DPRD DPRD Bengkulu Terima Tuntutan Aliansi Mahasiswa

DPRD Bengkulu Terima Tuntutan Aliansi Mahasiswa

DPRD Saat Temui Mahasiswa.

BencoolenTimes.com, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri temui massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Bengkulu yang menggelar demonstrasi di depan gedung DPRD pada, Jumat (23/8/2024).

Ihsan Fajri didampingi Waka DPRD Samsu Amanah, anggota DPRD Darmawansyah, Sujono dan Raharja Sudiro langsung mendatangi beberapa poin tuntutan para mahasiswa.

Ihsan Fajri mengungkapkan, sejumlah tuntutan dari mahasiswa sudah dilakukan penandatanganan dan akan segera diserahkan ke DPR RI. Mengingat, persoalan tuntutan mahasiswa kebijakannya berada di pusat.

“Semuanya sudah kita tindaklanjuti hari ini, dan para adek-adek mahasiswa telah kita temui. Tinggal lagi, semua tuntutan akan dikirim ke DPR RI,” ujar Ihsan Fajri.

Ketua DPRD Ihsan Fajri.

Ihsan Fajri, menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang terus mengawal demokrasi dan kritisi persoalan yang ada di Indonesia. Karena mereka ialah penerus bangsa Indonesia ke depannya. “Adek-adek inilah yang akan meneruskan perjuangan untuk memimpin nantinya,” tukasnya.

Berikut ini poin tuntutan para mahasiswa :

1. Mendesak DPR RI untuk tidak menganulir Putusan MK RI Nomor: 60 dan 70 Tahun 2024.

2. Mendesak seluruh Lembaga, Instansi dan Warga Negara RI untuk mematuhi Putusan MK RI Nomor 60 dan 70 Tahun 2024.

3. Menuntut Presiden dan DPR RI untuk segera membentuk rancangan Undang-Undang Reformasi Partai Politik.

4. Menuntut Presiden dan DPR RI untuk segera membentuk Rancangan Undang-Undang Reformasi Partai Politik dan Nol Persen Presidensial Threshold serta Parlementer Treshold

5. Apabila tuntutan ini tidak dilaksanakan dengan rasa keadilan yang substansial, maka kami dengan tegas menolak seluruh rangkaian demokrasi yang cacat secara konstitusional.

6. Dan kami mendesak Presiden Jokowi untuk segera mundur dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia karena telah gagal dalam memimpin serta menimbulkan segala kekacauan di negara RI.

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version