BencoolenTimes.com, – Anggota Komisis I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Srie Rejeki mengingatkan para tim seleksi (timsel) calon Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) agar tidak terpengaruh oleh intervensi dalam bentuk apapun dalam melakukan seleksi Komisioner KPID yang baru dimulai tahapan pendaftarannya, Jumat (1/10/21).
“Saya minta agar seleksi dapat berjalan transparan, kredibilitas dan profesionalitas serta dipertanggungjawabkan,” kata Srie, Sabtu (2/10/21).
DPRD Provinsi menyambut baik dimulainya tahapan seleksi calon komisioner KPID Provinsi Bengkulu tersebut, karena sebelumnya beberapa pihak sempat mempertanyakan kapan waktu dimulainya.
“Kami berharap, jangan sampai seleksi ini malah terciderai dengan hal-hal yang diluar peraturan nantinya,” ungkap politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.
“Kami sudah berkoordinasi dengan lima orang yang tergabung dalam Timsel. Segera menyampaikan pengumuman resmi semua tahapan seleksi calon komisioner KPID,” tambah Srie.
Srie mengingatkan agar dalam seleksi calon komisioner dilakukan secara terbuka dan akuntabel, jangan sampai ada 1 tahapan pun yang ditutupi, maupun tidak diketahui publik.
“Ketika proses seleksi dilakukan secara terbuka, maka hasilnya nanti sesuai dengan harapan masyarakat. Jadi ikuti saja seperti apa teknis dan aturan yang berlaku dalam seleksi calon komisioner KPID ini,” jelas Srie.
Srie meminta kepada Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu agar segera memberikan fasilitas bagi Timsel. Seperti sekretariat, tim pendamping Pansel hingga kelengkapan lain yang dibutuhkan Timsel.
“Ini semua tujuannya agar timsel menjalankan tahapannya dengan maksimal dan tidak sampai terganggu,” tutup Srie.(PPJ)






