BencoolenTimes.com, – Kenaikan harga BBM yang telah diumumkan Pemerintah Indonesia pada tanggal 3 September 2022, telah memicu gelombang aksi penolakan diberbagai daerah, tak terkecuali aksi massa mahasiswa se-Provinsi Bengkulu.
Namun aspirasi mahasiswa dan masyarakat telah disikapi oleh aparat keamanan dengan tindakan represif, berlebihan, dan menyimpang dari UU dan kebijakan pimpinan Polri dimana seharusnya Polri harus bersikap humanis menghadapi masyarakat.
Tercatat, dalam dua (2) kali aksi diduga telah terjadi kekerasan terhadap mahasiswa di Bengkulu yaitu saat demo HMI pada Rabu tanggal 31 Agustus 2022 dan demo BEM se-Bengkulu pada hari Selasa tanggal 6 September 2022.
Atas dasar tersebut, masyarakat Sipil Bengkulu yang terdiri dari Advokat, Wartawan, Akademisi dan Pegiat HAM mendesak supaya Kapolresta Bengkulu menghentikan cara-cara kekerasan, zalim, kasar dan tidak berperikemanusiaan dalam menghadapi demo mahasiswa, jangan sampai jatuh korban jiwa baik terhadap mahasiswa maupun aparat.
Setidaknya tercatat ada 40 orang dari berbagai tokoh ikut tergabung dan tercatat sebagai pihak yang mendukung Surat Terbuka tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh masyarakat Sipil Bengkulu melalui pesan elektronik pada hari Rabu (7 September 2022) dengan tujuan Bapak AKBP. Andy Dadi selaku Kepala Kepolisian Resort Kota Bengkulu.
Sebagaimana rilis resmi yang tersebar di grup maupun Via pesan Whatsapp yang dikirim oleh salah satu anggota yang tergabung turut mendukung gerakan ini.
Pada intinya, surat terbut masyarakat sipil Bengkulu yang terdiri Advokat, Wartawan, Akademisi, dan Penggiat HAM “mendesak supaya Kapolres Bengkulu menghentikan cara-cara kekerasan, zalim, kasar dan tidak berperikemanusiaan dalam menghadapi demo mahasiswa, jangan sampai jatuh korban jiwa baik terhadap mahasiswa maupun aparat.” tulis dalam surat tersebut. (JRS)
Berikut pihak yang mendukung Surat terbuka :
1. Agustam Rachman, SH,MAPS (Pegiat HAM)
2. Aan Julianda. SH.MH (Advokat)
3. Zainal Abidin Tuatoy, S,Sy, MH (Advokat)
4. Awang Konaevi, SH (Masyarakat Sipil).
5. Abdul Salim Ali Siregar, SP (Pegiat HAM).
6.Dr. Alfarabi, MA (Akademisi).
7. Kurniawan Eka Saputra, S.Sos, SH (Pegiat HAM).
8. Halid Saifullah, SH, MH. (Masyarakat Sipil)
9. Melyan Sori (Masyarakat Sipil)
10. Oktaliansyah (Wartawan)
11. Zelig Ilham Hamka, SH ( Advokat)
12. Fahmi Arisandi, SH,MH (Akademisi).
13. Fery Okta Trinanda, SH (Advokat).
14. Iswahyudi (Koord. Presidium MW.KAHMI).
15. Soni Taurus (Puskaki Bengkulu).
16. Roni Marzuki, S.Sos, MPd (Wartawan)
17. Tini Rahayu (Aktifis Perempuan)
18. Dr. Edra Satmaidi, SH.MH (Akademisi)
19. Beni Kurnia Silalahi, SH. MH. (Akademisi)
20. Def Tri H (Ketua AMAN Wilayah Bengkulu) .
21. Ferik Leorisando, MH (Wartawan)
22. Kiawang (Wartawan)
23. Indrak (Wartawan)
24. Elfahmi Lubis, SH., M. PD., C. NSP., C. Med (Akademisi UMB)
25. Deni Irwansyah (Wartawan)
26. Deo Agung Pratama, SH (Ruang Keadilan Law Firm)
27. Alam Syahri. SH (Ruang Keadilan Law Firm)
28. Dr. JT. Pareke. SH. MH (Akademisi UMB)
29. Ragil Pranomo (Masyarakat Sipil)
30. Tommy Ch (Masyarakat Sipil)
31. A. Sabri Abnur (Warga Sipil)
33. Babulhairien (Pemerhati Sosial)
34. Arwin Binardi, S.Ip (Wartawan)
35. Ricki Pratama Putra, SH (Ketua Umum KAMMI Daerah Bengkulu)
36. Tri Wahyudi, SH (Advokat)
37. Nandar Eka Nugraha (Masyarakat Biasa)
38. N. Sasro (KKI WARSI Bengkulu)
39. Evi Elvina Dwita, SH (Ketua PKBH Bengkulu)
40. Oky Alex S. SH (Pegiat HAM)
41. Julian Saputra (Wartawan)

