BencoolenTimes.com – Enam perusahaan siap perbaiki jalan di Desa Ulak Tanding hingga ke Desa Belumai I, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong.
Enam perusahaan siap perbaiki jalan di Desa Ulak Tanding hingga ke Desa Belumai I, Kecamatan PUT, ini diketahui dari hasil pertemuan yang dilakukan Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja.
Diketahui, pertemuan ini untuk membahas jalan rusak yang ada di wilayah Desa Ulak Tanding sampai Desa Belumai I. Pertemuan dihadiri Kepala OPD, Camat PUT, Kades Ulak Tanding, Kades Belumai II dan Kades Belumai I, serta perwakilan perusahaan.
Dalam rapat tersebut, Wabup Hendri menegaskan perlunya keterlibatan perusahaan dalam membantu memperbaiki jalan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat dibutuhkan agar perbaikan jalan dapat berjalan lebih cepat.
‘’Kondisi keuangan daerah sekarang ini sedang tidak baik. Kalau menunggu daerah, tentu perbaikan jalan Desa Ulak Tanding sampai ke Desa Blumai I akan lama,’’ kata Wabup Hendri.
Makanya dalam rapat, kata Wabup Hendri, perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, harus bisa membantu memperbaiki jalan tersebut. Perusahaan harus ikut berpatisipasi dalam memperbaiki jalan, sebagai bentuk tanggungjawab mereka yang juga selalu melintasi jalan tersebut.
‘’Alhamdullilah berdasarkan hasil rapat, ada enam perusahaan yang beroerasi di wilayah tersebut dan bersedia memperbaiki jalan yang ada di Desa Ulak Tanding sampai ke Desa Belumai I,’’ kata Wabup Hendri.
Wabup Hendri berharap, pengerjaan jalan ini dapat dilaksanakan paling lambat pada hari Senin, tanggal 24 Maret 2025 dan selesai sebelum lebaran.
‘’Menjelang lebaran saya minta mobil perusahaan untuk berhenti beroperasi, dengan begitu pengerjaan jalan dapat dilaksanakan dan selesai sebelum lebaran, agar tidak mengganggu aktvitas warga,’’ pinta Wabup Hendri.
Jalan dari Desa Ulak Tanding Ke Desa Belumai I bukan hanya akses bagi perusahaan, melainkan jalan umum yang digunakan warga. ‘’Oleh karena itu, saya meminta perusahaan mengontrol muatan kendaraan agar tidak berlebihan,’’ imbuh Wabup Hendri.
Adapun ke Enam perusahaan yang beroperasi diwilayan tersebut, masing-masing CV. Diagonal Simetris, CV. Glen Glegau, PT. Cipta Rekayasa Fadila, PT. Praja Mandiri, PT. Rahmat Hidayat Bersaudara dan PT. Tan Iron Indonesia.(OIL)



