BencoolenTimes.com – Giliran rumah Direktur PT. Cahaya Mas Cemerlang (CMC), EY yang berada di kawasan Jakarta Timur, di geledah Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Giliran rumah Direktur PT. CMC, EY yang digeledah Penyidik KPK pada Selasa, 8 September 2026 dan masih dalam rangka pengembangan perkara dugaan suap di Provinsi Bengkulu.
Dari lokasi tersebut, Penyidik KPK berhasil mengamankan sejumlah Barang Bukti Elektronik (BBE) yang kini tengah dianalisis. ‘’Hari ini (Selasa, 8 September 2026), penyidik melakukan penggeledahan di rumah Direktur PT CMC, EY, yang berlokasi di Jakarta Timur,’’ sebut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya.
Budi mengatakan barang bukti elektronik yang diamankan akan ditelaah untuk kepentingan penyidikan. ‘’Penyidik akan menelaah dan menganalisis setiap BBE yang diamankan dalam penggeledahan ini,’’ kata Budi.
Untuk diketahui, dalam beberapa pemberitaan, nama PT. CMC mulai muncul dalam rangkaian perkara yang berkaitan dengan proyek pemerintah di wilayah Provinsi Bengkulu.
Salah satunya yang terungkap dalam persidangan pada 25 Agustus 2026 lalu, dimana perusahaan tersebut dikatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi Dian Putri Bungsu, bahwa tercatat sedikitnya 12 paket pengadaan yang disebut diperoleh PT CMC dari sejumlah instansi pemerintah.
Paket-paket itu tersebar di empat instansi pemerintah, baik pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara, Pemkab Kaur dan Pemkab Rejang Lebong. Jika nominal yang tercantum dalam BAP dijumlahkan, nilainya paket ataun kegiatan secara keseluruhan mencapai sedikitnya Rp 13,19 miliar.
Angka tersebut belum termasuk satu paket pengadaan Genset dan UPS di RSJ Soeprapto Bengkulu yang dalam BAP hanya disebut bernilai ‘beberapa miliar rupiah’.
Saksi Dian Putri Bungsu yang dihadirkan dalam persidangan tersebut, dalam keterangannya disebut sebagai Sales Marketing PT. CMC untuk wilayah Provinsi Bengkulu.
Dimana Dian Putri Bungsu mengaku pada 2025 mendapat tugas dari perusahaan untuk mencari pekerjaan atau paket pengadaan di berbagai dinas dan instansi pemerintah. Dari keterangan tersebut, nama PT CMC kemudian muncul dalam sejumlah paket pengadaan di berbagai daerah.(OIL)





