
BencoolenTimes.com – Tim Visitasi Penilaian Kesesuaian Layanan Dialisis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) selesai melakukan penilaian kesiapan beroperasinya ruang Cuci Darah atau atau Unit Hemodialisa RSUD Lebong.
Sabtu (25/5) pagi, giliran Tim Visitasi dari Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) wilayah Palembang melakukan kegiatan supervisi pelayanan Hemodialisis RSUD Lebong. Tim Supervisi Pernefri Wilayah Palembang dipimpin dr. Tri Hadi Susanto, M.Kes, SpPD, Subsp.GH didampingi pihak RSUD Lebong.

Kegiatan diawali pertemuan tim supervisi Pernefri dengan manajemen RSUD Lebong di gedung aula yang dipimpin Plt. Direktur RSUD Lebong, Rachman bersama jajarannya. Dalam pertemuan tersebut, Manajemen RSUD Lebong menyampaikan kesiapan akan beroperasinya ruang pelayanan cuci darah atau Unit Hemodialisa melalui dokter penanggungjawab pelayanan cuci darah.
Plt. Direktur RSUD Lebong, Rachman disela-sela kegiatan mengatakan, supevisi yang dilakukan Pernefri wilayah Palembang, menjadi bagian dari persiapan beroperasinya ruang pelayanan cuci darah di RSUD Lebong. ‘’Supervisi ini juga untuk memastikan bahwa persiapan kita untuk mengoperasikan ruang cuci darah, memang sudah sesuai standar dan mengutamakan mutu pelayanan,’’ sampai Rachman.

Sementara itu, dr. Tri Hadi Susanto, M.Kes, SpPD, Subsp.GH yang mewakili Pernefri wilayah Palembang, memberikan apresiasi kepada manajemen RSUD Lebong. Apalagi sejauh ini, mereka sudah melaksanakan visitasi penilaian dan perizinan beroperasinya ruang cuci darah.
Dilanjutkan Tri, diharapkan supervisi yang mereka laksanakan bisa memberikan masukan positif bagi terwujudnya pelayanan ruang cuci darah yang sesuai standar dan mengutamakan mutu pelayanan. ‘’Kita berharap RSUD Lebong tidak hanya terus meningkatkan fasilitas pelayanan, namun juga berupaya meningkatkan mutu dan kualitas SDM mereka, yang muaranya pada semkain meningkatnya pelayanan kesehatan di RSUD Lebong,’’ harap Tri.(OIL)





