BencoolenTimes.com, – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) belum mengeluarkan rekomendasi (rekom) calon kepala daerah (cakada) di tiga daerah Provinsi Bengkulu termasuk di Kota Bengkulu untuk Pemilihan Walikota (Pilwakot) 2024.
Tiga daerah yang rekomnya belum dikeluarkan yakni Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Lebong.
Namun, DPP Golkar telah mengeluarkan rekom kepada 7 Calon Kepala Daerah (Cakada) tingkat Kabupaten di Provinsi Bengkulu yakni Kaur, Seluma, Bengkulu Utara, Mukomuko, Bengkulu Tengah, Kepahiang dan Rejang Lebong.
Rekom yang telah dikeluarkan itu akan diserahkan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar
Ahmad Doli Kurnia Tanjung di Kantor DPP Golkar Jakarta, Rabu 7 Agustus 2024.
Pilkada Kaur, Golkar memberikan rekom kepada
Ketua DPD Tingkat II Golkar Kaur yakni Gusril Pausi dengan pasangannya. Kemudian Pilkada Kabupaten Mukomuko diberikan kepada Chairul Huda dengan pasangannya.
Lalu Pilkada Bengkulu Utara diberikan kepada Petahana Arie Septia Hadinata. Selanjutnya, Pilkada Bengkulu Tengah diberikan kepada Rahmad Riyanto dan Pilkada Kepahiang diberikan kepada Zurdi Nata dan pasangannya.
Pada Pilkada Rejang Lebong diberikan kepada Petahana Syamsul Effendi. Sedangkan Pilkada Seluma diberikan kepada petahana Erwin Octavian.
Departemen Pemenangan Pemilu Sumatera II DPP Partai Golkar, Radianto Star menjelaskan, rekom Golkar mayoritas diberikan kepada Kader
seperti di Kaur kepada Ketua DPD Tingkat II, Tarmizi yang merupakan bakal calon (balon) Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Kabupaten Mukomuko Chairul Huda dan Kepahiang kepada kader partai yaitu Zurdi Nata.
Kemudian untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil, Golkar sudah lebih awal menyerahkan rekomendasi kepada Ketua DPD Golkar Bengkulu sekaligus petahana yakni Rohidin Mersyah berpasangan dengan Meraini.
“Untuk tiga daerah itu sebenarnya ada juga kader yang siap maju seperti di Kabupaten Lebong, dan di Bengkulu Selatan. Diantara adik Pak Gubernur serta Rifai Tajuddin. Sedangkan di kota awalnya akan diberikan kepada Pak Saleh, tapi sudah menyatakan mundur dari kontestasi pencalonan, sehingga Golkar masih melakukan pengkajian lebih lanjut dulu,” jelas Radianto.
Radianto mengungkapkan, dalam mengeluarkan rekom untuk cakada di seluruh Indonesia termasuk Bengkulu, Partai Golkar membagi dalam tiga tahapan yakni tahap pertama tahapan kedua dan ketiga.
Dimulai hari ini tanggal 7 Agustus atau sebelum tanggal 8 Agustus, lalu tanggal 18 Agustus dan terakhir tanggal 24 Agustus. Bahkan dukungan politik yang diberikan ini tanpa “mahar.”
“Dukungan yang kita (Golkar, red-) berikan dalam Pilkada ini dilakukan untuk membesarkan partai, sekaligus juga memberikan pembelajaran kepada masyarakat,” demikian Radianto. (BAY)






