BencoolenTimes.com, – Masih banyaknya kerusakan jalan kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu diperlukan anggaran perbaikan sebesar Rp 12 Trilliun. Hal ini diungkapkan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat kunjungan kerja di Kabupaten Bengkulu Utara belum lama ini.
Rohidin menyatakan, jika diperhitungkan biaya perbaikan, jalan sepanjangan 1 KM dengan nilai Rp 2 Miliar. Sedangkan diketahui panjang jalan milik Provinsi Bengkulu lebih dari 1.581 KM.
Rohidin mengungkapkan, kerusakan jalan di Provinsi Bengkulu mencapai 42 persen dan sebanyak 35 persen jalan kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu berada di Kabupaten Bengkulu Utara.
“Saat ini kerusakan jalan milik Provinsi Bengkulu telah mencapai 42 persen. Sehingga apabila hanya mengandalkan APBD Provinsi Bengkulu sebasar 3 Triliun tidak akan cukup walaupun sepenuhnya difokuskan anggaran selama 3 tahun,” ungkap Rohidin.
Dengan begitu, perbaikan jalan di Provinsi Bengkulu butuh support anggaran dari pemerintah pusat. Dan itu telah diakomodir dari Instruksi Presiden (Inpres) dibeberapa poros jalan yang panjang dan kerusakan berat akan diambil alih perbaikannya oleh pemerintah pusat.
“Mudah-mudahan di tahun 2023-2024 perbaikan jalan dikerjakan sehingga dapat mengurangi kerusakan jalan di Provinsi Bengkulu,” ungkap Rohidin.
Rohidin mengaku siap dikritik soal jalan seperti aspirasi masyarakat yang memberi merek hingga menanam pohon pisang di tengah jalan.
“Silahkan masyarakat sampaikan aspirasinya dengan menanam pohon pisang, artinya masyarakat perhatian dan menjadi pengingat saya sebagai Gubernur Bengkulu terhadap poros-poros jalan yang rusak tersebut dan tidak pernah saya mengabaikan sedikitpun terhadap jalan rusak,” jelas Rohidin.
Diketahui, Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso saat ini terus mengerjakan perbaikan jalan di beberapa ruas jalan kewenangan provinsi di wilayah kabupaten/kota. Mulai dari kabupaten Rejang Lebong yakni ruas Simpang Lebong hingga STAIN, di Kepahiang untuk ruas arah ke Provinsi Sumatera Selatan juga bakal dikerjakan.
Sedangkan ruas jalan provinsi yang ada di dalam Kota Bengkulu saat ini sedang dikerjakan perbaikan. Seperti di ruas jalan Jenggalu yang sudah selesai tahap pengerjaan. Lalu ruas jalan dari Simpang Lima Ratu Samban hingga Pagar Dewa sudah mulai dikerjakan.
Sedangkan untuk wilayah Bengkulu Utara, pengerjaan perbaikan jalan juga dimulai seperti ruas dari Tugu Polwan sampai dengan Arga Makmur.
Dalam pemeliharaan dan perbaikan jalan rutin yang dilaksanakan, PUPR menganggarkan sekitar Rp 10 miliar untuk 10 kabupaten dan kota. Perbaikan berfokus pada ruas jalan yang kondisinya memang membutuhkan penanganan cepat (JRS)






