BencoolenTimes.com, – Kantor Perwakilan Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bagikan secara simbolis sertifikat tanah gratis kepada masyarakat dalam momen upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) tahun 2024 di lapangan kantor Korem Bengkulu, Selasa (24/9/2024).
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bengkulu, Indera Imanuddin mengatakan, penyerahan sertifikat gratis kepada masyarakat pada tahun 2024 sudah mencapai di angka persentase kurang lebih 60 persen diterima oleh masyarakat.
“Insyaallah, target kita di akhir Oktober sudah mencapai 100 persen diterima oleh masyarakat,” ujar Indera Imanuddin.
Target pada tahun 2024 ini sekitar 2.758 bidang tanah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dengan redistribusi sebanyak 3000 miliar. Ia mengungkapkan kepada pemerintah daerah baik kabupaten/kota bisa membuat kebijakan pengurangan biaya BPHTB.

“Karena masyarakat yang membuat sertifikat tanah diawal itu harus membayar BPHTB ke pemerintah daerah dan ini kemungkinan menjadi kendala. Sehingga kita berharap agar pemerintah kabupaten/kota bisa mengnolkan pembayaran BPHTB alias gratis,” paparnya.
Menurut Indera Imanuddin, adanya pembayaran BPHTB tersebut cukup memberatkan masyarakat, sehingga membuat mereka tidak bisa mengurus sertifikat tanah secara gratis. “Kalau untuk PTSL nya sudah nol, pembayaran BPHTB yang diawal ini cukup memberatkan masyarakat. Tapi kalau pemerintah daerah bisa gratis tentu ini sinergi yang baik,” tukasnya.
Pada upacara yang langsung dipimpin Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang berlangsung secara khidmat dan lancar tersebut. Rohidin menyampaikan, program strategis reforma agraria ATR/BPN PTSL sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Terutama untuk memberikan kepastian terhadap hak atas kepemilikan tanah oleh masyarakat.
“Adanya program PTSL ini bisa mengurangi terjadinya konflik agraria dan nilai harga lahan menjadi meningkat serta kepastian hak kepemilikan lahan menjadi jelas,” ungkap Rohidin.
Selain itu, program reforma agraria terkait redistribusi lahan oleh ATR/BPN juga begitu dirasakan oleh masyarakat provinsi Bengkulu. “Jadi, terimakasih kepada pak Menteri yang atas program reforma agraria ini,” demikian Rohidin
Perlu diketahui, disela upacara juga ada pemberian penghargaan dari Kementerian ATR/BPN kepada pegawai mereka. Penghargaan tanda pengabdian Satya Lencana Karya Satya. Masa pengabdian 30 tahun mendapatkan emas, masa pengabdian 25 tahun dapat perak dan masa pengabdian 10 tahun mendapatkan perunggu. (JUL)






