Home Pemprov Bengkulu Hujatan, Cacian, Makian, Tidak Akan Menyelesaikan Masalah

Hujatan, Cacian, Makian, Tidak Akan Menyelesaikan Masalah

Hujatan, Cacian, Makian
MUSIBAH: Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menyampaikan, Hujatan, cacian, makian tidak akan menyelesaikan masalah, apalagi merubah musibah yang sedang dihadapi Bengkulu.

BencoolenTimes.com – Hujatan, cacian, makian tidak akan menyelesaikan masalah, apalagi merubah musibah yang sedang dihadapi Bengkulu. Karena saat ini Provinsi Bengkulu sedang menghadapi berbagai persoalan penting, serta musibah.

‘’Cobalah kalau rumah kalian roboh, kalian upek. Dasar bigal, tolol, elok dak (Bagus Tidak), selesai dak (tidak) rumah kalian, kan idak (tidak),’’ kata Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan ketika ditanya wartawan soal berbagai hujatan, cacian dan makian yang diterimanya saat ini.

Sampai kapanpun, sambung Gubernut Helmi Hasan, hujatan, cacian dan makian tersebut tidak akan merubah apapun jikalau mau ditanggapi terus. ‘’Mau sampai kapanpun, dihujat, dicaci, dimaki, tidak akan berubah itu rumah, tidak akan menjadi bagus,’’ sambung Gubernur Helmi Hasan.

Lebih baik, lanjut Gubernur Helmi Hasan, dirinya fokus bekerja untuk rakyat, terus merealisasikan Program Bantu Rakyat dan selalu menebar kebaikan.

‘’Mending kita bekerja galang dana dan tanya sama rakyat, rumah yang rusak kita perbaiki, rumah yang roboh kita bangun. Sejukan hari rakyat, tenang buk, pak, kita akan bangun rumahnya lebih bagus lagi,’’ lanjut Gubernur Helmi.

Soal Bantu Rakyat, Gubernur Helmi Hasan mencontohkan, seperti bencana Gempa Bumi, yang saat ini membutuhkan dana pemulihan hingga mencapi Rp 4,7 miliar.

Dicontohlan lagi oleh Gubernur Helmi Hasan, seperto permasalah Alur Pelabuhan Pulau Baai, juga tidak akan selesai dengan hanya melayani hujatan, cacian dan makian. ‘’Coba soal alur, dihujat, dasar bigal dasar tolol, itu juga tidak akan menyelesaikan masalah,’’ Gubernur Helmi Hasan memberikan contoh.

Upaya menyelesaikan persoalan alur, tambah Gubernur Helmi Hasan, dengan mendatangi Pelindo, Menteri Perhubungan dan Menteri Lingkungan Hidup.

‘’Kita datangi mereka, desak mereka, datanglah kapal Nera 02 kecil, karena tidak bisa, jadi masalah lagi. Kita desak lagi, sekarang datang kapal besar dan sudah proses pasang pipa untuk sedot, mudah-mudahan ini bisa menyelesaikan masalah,’’ imbuh Gubernur Helmi Hasan.(OIL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version