Ingin Tiru Program Helmi, Walikota Bekasi Februari ke Bengkulu

BENGKULU – Program-program Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan wakil walikota Dedy Wahyudi yang semuanya bermuara pada kebahagiaan masyarakat diacungi jempol oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi. Bahkan ia mengatakan akan mencontoh program-program tersebut agar masyarakatnya juga merasakan kebahagiaan.

Ini disampaikannya setelah bertemu dan mendengar langsung pemaparan Helmi Hasan terkait semua program-program yang ada di Pemerintah Kota Bengkulu, Kamis (23/1/20). Rencananya Minggu kedua Februari 2020 Rahmat akan berkunjung ke Kota Bengkulu untuk melihat langsung dan mencontoh program-program yang berjalan di Kota Bengkulu.

Kemudian ia akan menerapkan dan mengimplementasikan program-program tersebut di Kota Bekasi seperti program Gerakan Peduli Yatim (GPY), GPS, memakmurkan masjid, masjid buka 24 jam, HD Clean dan lainnya. Ia tertarik dengan program-program tersebut karena ia memang melihat ada yang berbeda di Kota Bengkulu dibawah kepemimpinan Helmi Hasan.

“Saya melihat ada sesuatu yang berbeda di Kota Bengkulu dibawah kepemimpinan Helmi Hasan. Salah satu programnya mengangkat dan mencarikan orangtua asuh anak-anak yatim, itu yang sangat relevan dengan kondisi Kota Bekasi,” ujar Rahmat.

Hal lain yang membuatnya sangat tertarik adalah program yang menjadi misi Walikota Bengkulu untuk menjadikan masyarakatnya bahagia. “Ini yang memotivasi saya. Saya pikir kalau dari aspek infrastruktur Kota Bekasi sudah luar biasa. Tapi untuk soal aspek kebahagiaan itu belum tentu. Ini yang akan kita contoh. Rencana minggu kedua Februari kita lewat darat akan ke Kota Bengkulu. Mudah-mudahan beliau ada di tempat agar kita bisa terapkan juga di Kota Bekasi,” kata Rahmat.

Sementara itu, Helmi Hasan mengatakan tujuan dirinya berkunjung ke Kota Bekasi untuk mempererat tali silaturahmi agar antar pemerintah saling berkolaborasi dan bersinergi dalam kebaikan. Pada kesempatan itu Helmi menyampaikan semua program-program yang ada di Kota Bengkulu.

“Maksud dan tujuannya tidak lain untuk mengajak wargan sama-sama masuk syurga. Bahagia di dunia dan bahagia di akhirat. Pemerintah tidak untuk saling berkompetisi tapi saling berkolaborasi dan saling bersinergi. Ketika ada suatu kebaikan di satu tempat maka kita tidak malu dan tidak sungkan untuk segera mempublikasinya dan mencontohnya. Karena kebaikan di suatu tempat itu harusnya juga ada di tempat kita. Karena yang namanya kebaikan sifatnya universal,” demikian Helmi.(kep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here