Home Info Kota ISRAEL, POLITIK DAN OLAHRAGA

ISRAEL, POLITIK DAN OLAHRAGA

Senada disampaikan Ketua DPP Bidang Keagamaan PDIP Prof Dr Hamka Haq. Menurutnya, penolakan terhadap Israel berdasarkan prinsip Bung Karno yang tidak mengakui Negara Israel sebelum Palestina merdeka. “Sampai sekarang prinsip itu dipegang oleh Negara kita termasuk oleh masyarakat luas,” kata Hamka.

*Sukarno Pernah Tolak Israel*
Jazuli dan Hamka sama-sama merujuk pada sikap dan pendirian Presiden Sukarno. Sang proklamator yang terkenal sangat anti impreialisme dan kolonialisme pernah menolak Timnas Indonesia bertanding melawan Israel pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 1958.

Ceritanya, pada tahun 1957 Indonesia melaju ke babak Kualifikasi Piala Dunia 1958 Swedia. Indonesia lolos dari Sub Grup 1 setelah Taiwan mengundurkan diri. Indonesia berada satu grup dengan Cina dan Australia. Namun negeri Kangguru juga mundur. Sehingga Indonesia tinggal berhadapan dengan Cina.

Saat bertanding home di Jakarta, Indonesia mengalahkan Cina 2-0. Tapi giliran laga away 2 Juni 1957 di Beijing, Indonesia kalah 3-4. Karena saling mengalahkan, Indonesia dan China lantas memainkan laga penentuan di Rangoon, Myanmar, pada 23 Juni 1957. Laga berakhir imbang 0-0. Dengan hasil itu, Indonesia berhak lolos karena unggul agregat gol 5-4.

Peluang Indonesia lolos Piala Dunia terbuka. Asalkan bisa melewati babak play off melawan Israel yang lolos dari Sub Grup 2 setelah Turki mengundurkan diri. Ketika itu, Negara yahudi itu musuh bersama Negara-negara Arab. Israel meminta laga digelar dua leg yakni di Tel Aviv dan Jakarta. Tapi Indonesia meminta pertandingan digelar di tempat netral. Tapi usulan itu ditolak FIFA.

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version