Home Pemprov Bengkulu Jalur Alternatif Bengkulu-Lubuklinggau, Waktu Tempuh 3 Jam Lewat Kabawetan

Jalur Alternatif Bengkulu-Lubuklinggau, Waktu Tempuh 3 Jam Lewat Kabawetan

Jalur Alternatif Bengkulu
Keterangan: Foto Ilustrasi

BencoolenTimes.com, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus meningkatkan konektivitas antardaerah melalui penanganan sejumlah ruas jalan yang menghubungkan wilayah kabupaten dan kota.

Salah satu jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat dari Kota Bengkulu menuju Lubuklinggau, Sumatera Selatan, melintasi Bengkulu Tengah, Kepahiang, dan Rejang Lebong.

Rute tersebut melewati Kota Bengkulu–Bengkulu Tengah–Kepahiang–Kabawetan–Bengko–Apur hingga Lubuklinggau.

Berdasarkan informasi perjalanan, jalur alternatif tersebut dapat ditempuh sekitar tiga jam. Waktu tempuh ini lebih singkat dibandingkan rute melalui Palak Curup yang membutuhkan waktu lebih dari empat jam, tergantung kondisi perjalanan.

Selain menjadi pilihan rute, perjalanan tersebut menawarkan pemandangan kawasan perkebunan teh di Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, sebelum berlanjut menuju Rejang Lebong dan Lubuklinggau.

Sejumlah ruas pada koridor tersebut telah mendapatkan penanganan pemerintah. Data infrastruktur Pemprov Bengkulu mencatat ruas Susup–Tanjung Alam–Ujan Mas memiliki panjang 18,63 kilometer, sedangkan ruas Kepahiang–Kabawetan–Bandung Baru mencapai 16 kilometer.

Di Kabupaten Rejang Lebong, salah satu ruas yang ditangani adalah Air Lang–Desa Apur yang menjadi akses alternatif menuju Kepahiang melalui Bengko.

Pada Februari 2026, Pemprov Bengkulu melaporkan ruas Air Lang–Desa Apur telah direkonstruksi dengan anggaran Rp22,5 miliar sepanjang 5,45 kilometer. Sementara ruas Palak Curup–SP III Karang Baru mendapatkan penanganan dengan anggaran Rp19,2 miliar sepanjang 7,09 kilometer.

Peningkatan kualitas ruas-ruas tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung distribusi hasil perkebunan dan pertanian serta akses menuju pusat-pusat ekonomi di wilayah yang terhubung.

Dengan penanganan infrastruktur yang terus dilakukan, jalur alternatif antarkabupaten/kota di Bengkulu semakin berperan dalam memperkuat konektivitas dan mendukung pergerakan masyarakat maupun aktivitas ekonomi antarwilayah. (JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version