Home Info Daerah Seluma Jembatan Gantung Desa Simpang Dibangun Gunakan CSR Pertamina

Jembatan Gantung Desa Simpang Dibangun Gunakan CSR Pertamina

Jembatan Gantung Desa Simpang
Kepala Dinas PUPR, M. Syaifullah

BencoolenTimes.com – Jembatan Gantung Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma akan dibangun pada Tahun Anggaran (TA) 2026 mendatang dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina.

Ini disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma, M. Syaifullah. Pembangunan Jembatan Gantung Desa Simpang tersebut, nilai anggarannya Rp 350 juta.

‘’Alhamdulillah, pembangunan jembatan gantung Desa Simpang sudah dipastikan terealisasi tahun 2026. Anggarannya berasal dari CSR Pertamina sebesar Rp350 juta,’’ kata Syaiful.

Syaiful menjelaskan, anggaran tersebut dinilai cukup untuk melakukan perbaikan sekaligus pembangunan kembali jembatan gantung yang kondisinya selama ini sangat memprihatinkan.

‘’Dengan anggaran yang ada, kami pastikan jembatan gantung ini bisa kembali difungsikan dengan aman. Ini memang kebutuhan mendesak masyarakat, terutama untuk aktivitas sehari-hari,’’ jelas Syaiful.

Selama ini, lanjut Syaiful, jembatan gantung Desa Simpang menjadi akses utama warga menuju lahan pertanian, sekolah, serta menunjang aktivitas ekonomi lainnya. Kerusakan jembatan kerap dikeluhkan warga karena membahayakan keselamatan, terutama saat musim hujan dan debit air sungai meningkat.

Selain pembangunan jembatan gantung, Dinas PUPR Seluma juga telah mengusulkan pembangunan jembatan permanen yang menghubungkan Kelurahan Selebar dengan Desa Simpang kepada Balai Pembangunan Jalan dan Jembatan (BPJN).

‘’Untuk jembatan permanen, kami sudah mengusulkan ke BPJN dengan anggaran sekitar Rp 3,4 miliar dan alhamdulillah sudah mendapat lampu hijau,’’ lanjut Syaiful.

Namun demikian, mengingat kondisi jembatan gantung yang saat ini dinilai sangat mendesak dan menyangkut keselamatan warga, pembangunan jembatan gantung diputuskan untuk didahulukan.

‘’Jembatan gantung ini sifatnya darurat dan sangat dibutuhkan masyarakat sekarang. Sementara anggaran dari BPJN nantinya akan direalisasikan untuk pembangunan jembatan permanen di jalan link kabupaten,’’sebut Syaiful.

Saiful berharap, dengan dibangunnya jembatan gantung pada tahun 2026 mendatang, aktivitas masyarakat Desa Simpang dan sekitarnya dapat kembali berjalan normal sambil menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen.

‘’Harapan kita, jembatan gantung ini bisa menjadi solusi sementara yang aman dan layak bagi masyarakat, sebelum jembatan permanen dibangun,’’ imbuh Syaiful.(LRS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version