Home Pemprov Bengkulu Kadis ESDM Bengkulu Terima Audiensi HPMPI, Bahas Soal ini

Kadis ESDM Bengkulu Terima Audiensi HPMPI, Bahas Soal ini

Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Donni Swabuana.

BencoolenTimes.com – Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Donni Swabuana, terima kedatangan Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI) Bengkulu. Audiensi terkait keluhan masalah penjualan ilegal Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi secara eceran di Bengkulu.

Perwakilan HPMPI Bengkulu, Steven menjelaskan, bahwa penjualan BBM subsidi oleh pedagang tanpa izin resmi mengganggu operasional pertashop dan berpotensi melanggar aturan serta merugikan bisnis anggota HPMPI Bengkulu. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah segera bertindak untuk menindak pedagang yang terlibat dalam praktik ilegal tersebut.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Donni Swabuana menerima audiensi HPMPI Bengkulu.

Dalam diskusi intensif, Kepala Dinas ESDM, Donni Swabuana, menjanjikan langkah-langkah konkret untuk menangani masalah tersebut. Mereka juga menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh dalam distribusi Jenis Bahan Bakar Khusus (JBKP) Pertalite di pertashop, serta memberikan kesempatan bagi pemilik usaha untuk meningkatkan kualitas layanan mereka.

‘’Kami akan bekerja sama erat dengan HPMPI Bengkulu untuk memastikan kelancaran distribusi JBKP Pertalite di seluruh pertashop. Kami juga akan memberikan pelatihan dan bimbingan kepada pemilik usaha untuk meningkatkan standar pelayanan mereka,’’ ujar Donni setelah bertemu HPMPI Bengkulu.

Selain itu, Donni juga menegaskan, pihaknya akan menerbitkan surat edaran terkait distribusi BBM subsidi dan JBKP sesuai dengan ketentuan UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Pengawasan yang ketat akan dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan.

‘’Pemerintah Provinsi Bengkulu akan melaksanakan pengawasan yang ketat terhadap distribusi BBM subsidi dan JBKP di wilayah ini. Kami akan bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan,’’ tegas Donni.

Pertemuan dengan HPMPI Bengkulu, sambung Donni, diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menangani masalah penjualan ilegal BBM subsidi. ‘’Pertemuan ini juga diharapkan bisa semakin meningkatkan kerjasama antara HPMPI Bengkulu dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mendukung kelancaran usaha pertashop di wilayah Bengkulu,’’ imbuh Donni.(JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version