Home Pemprov Bengkulu Kepala Regional SPPG Bengkulu Sebut Netizen Berupaya Mencari Kesalahan

Kepala Regional SPPG Bengkulu Sebut Netizen Berupaya Mencari Kesalahan

Kepala Regional SPPG Bengkulu
NETIZEN: Kepala Regional SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Bengkulu, Gloria Erysa Meilinda Situmorang menyebut Netizen berupaya mencari-cari kesalahan.

BencoolenTimes.com – Kepala Regional SPPG Bengkulu, Gloria EM. Situmorang menyebut Netizen berupaya mencari kesalahan terkait menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Regional SPPG Bengkulu, Gloria EM. Situmorang menyebut Netizen kurang proporsional karena hanya didasarkan pada satu foto yang beredar di media sosial (Medsos) terkait menu Program MBG.

Pernyataan tersebut menanggapi masalah menu Program MBG yang kembali menjadi sorotan publik. Hal ini setelah beredar unggahan di Medsos yang menampilkan porsi aau Menu MGB dinilai tidak sesuai dengan anggaran dan standar yang telah ditetapkan.

Unggahan tersebut memicu beragam komentar netizen yang mempertanyakan transparansi serta kualitas distribusi Menu Program MBG di Bengkulu. Dalam unggahan yang viral, porsi besar MBG disebutkan hanya berisi satu bungkus roti, satu butir telur rebus, satu kotak susu, satu kue kacang dan tiga butir kurma.

Porsi Menu Program MBG tersebut dinilai publik tidak sebanding dengan anggaran yang disebut mencapai Rp 10.000 per porsi. Sementara itu, untuk porsi kecil, menu yang dibagikan berupa satu bungkus roti, satu butir telur ayam atau empat butir telur puyuh, serta tiga butir kurma.

Netizen menilai porsi kecil Menu Program MBG tersebut juga tidak sepadan dengan anggaran Rp 8.000 yang ditetapkan. Gloria menjelaskan bahwa, menu MBG disusun berdasarkan perhitungan gizi dan standar yang berlaku, bukan semata-mata dinilai dari tampilan visual saja.

‘’Untuk hari Senin, porsi besar termasuk bagi ibu menyusui dan ibu hamil (busui dan bumil) terdiri dari roti, telur, kue kacang, susu, dan kurma,’’ jelas Gloria.

Gloria memaparkan bahwa menu Program MBG tersebut telah memenuhi kebutuhan gizi dengan rincian nilai gizi, mulai dari Energi (E) 495,7 kkal, Protein (P) 19,3 gram, Lemak (L) 16 gram dan Karbohidrat (KH) 62,3 gram.

Lebih lanjut, Gloria menegaskan bahwa penilaian sebagian netizen dinilai kurang proporsional karena hanya didasarkan pada satu foto yang beredar di media sosial.

Menurutnya, foto tersebut tidak menampilkan keseluruhan komponen maupun konteks distribusi makanan secara lengkap. ‘’Perlu kami sampaikan bahwa sebagian netizen berupaya mencari-cari kesalahan hanya berdasarkan satu foto,’’ sebut Gloria.

‘’Padahal tidak semua komponen dijelaskan atau ditampilkan secara detail dalam foto tersebut,’’ sambung Gloria.

SPPG Bengkulu mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan serta melihat informasi secara utuh dan berimbang. Pihaknya menegaskan bahwa seluruh makanan yang didistribusikan dalam program MBG telah melalui perhitungan nilai gizi dan mengikuti standar yang ditetapkan.

‘’Kami berterima kasih atas perhatian dan masukan dari masyarakat. Ini menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan program MBG ke depan semakin baik,’’ tutup Gloria.(PUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version