Home Kota Bengkulu Ketua DPD APERSI Bengkulu Apresiasi Inovasi Pemkot Bengkulu dalam Optimalisasi PAD

Ketua DPD APERSI Bengkulu Apresiasi Inovasi Pemkot Bengkulu dalam Optimalisasi PAD

Ketua DPD Apersi
APRESIASI: Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (DPD APERSI) Bengkulu, Asman, mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu dalam upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor perumahan.

BencoolenTimes.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (DPD APERSI) Bengkulu, Asman, mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu dalam upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor perumahan.

Menurut Asman, di bawah kepemimpinan Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny Tobing, Pemkot telah menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sinergi bersama pengembang perumahan, khususnya terkait sinkronisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perumahan di Kota Bengkulu.

‘’Kita sangat mengapresiasi pemerintah Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Walikota Dedy Wahyudi, karena langkah mereka suatu loncatan yang sangat baik. Sebelumnya belum ada,’’ ujar Asman yang juga anggota DPRD Kota Bengkulu, Senin, 14 Juli 2025.

Asman menjelaskan bahwa selama ini masih banyak kendala dalam penarikan PBB dari konsumen Kredit Pemilikan Rumah (KPR), terutama karena sertifikat tanah dan PBB masih terdaftar atas nama perusahaan pengembang.

‘’Selama ini konsumen KPR enggan membayar PBB karena belum tercantum nama mereka. Kami sudah meminta agar nama konsumen tercantum dalam PBB agar mereka merasa lebih aman secara legalitas,’’ kata Asman.

Ia juga mencontohkan dari pemaparan data saat acara tadi, ada sekitar 60 rumah dibawah naungan pengembang, namun baru lima yang telah melakukan pemecahan sertifikat. Oleh karena itu, ke depan pihaknya bersama Pemkot akan mendorong percepatan proses pemecahan sertifikat dan PBB sebagai bagian dari upaya meningkatkan PAD kota.

‘’Dengan kolaborasi ini, pengembang juga siap membantu mengingatkan masyarakat atau konsumen untuk memenuhi kewajiban mereka, termasuk pembayaran PBB,’’ ujar Asman.

Saat ini, tercatat ribuan konsumen rumah KPR berada di bawah naungan pengembang yang tergabung dalam APERSI Bengkulu. Asman menilai bahwa langkah Pemkot Bengkulu bukan hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh PBB serta memperkuat legalitas kepemilikan rumah.(JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version