BencoolenTimes.com – Kota Bengkulu memasang target juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar (Popda) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bengkulu yang dijadwalkan berlangsung November dan Desember 2026.
Sebagai tuan rumah, Kota Bengkulu menyiapkan kontingen dengan kekuatan hampir 300 atlet yang akan bertanding pada 19 cabang olahraga pada Porprov dan 5 Cabor pada Popda.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bengkulu, Eka Saputra, mengatakan persiapan kontingen terus dimatangkan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bengkulu dan pengurus masing-masing cabang olahraga.
Menurut Eka, jumlah atlet yang akan diberangkatkan belum ditetapkan secara final. Penentuan komposisi kontingen akan dilakukan melalui rapat terakhir dengan mempertimbangkan kebutuhan setiap cabang olahraga serta peluang perolehan medali.
”Sudah kami rapatkan dengan KONI dan cabang-cabang yang bertanding. Ada 19 cabor dan insya Allah Kota Bengkulu sudah siap. Tinggal rapat terakhir untuk menentukan berapa atlet yang akan dikirim,” kata Eka, Rabu, 7 Oktober 2026.
Eka memperkirakan jumlah kontingen Kota Bengkulu mencapai hampir 300 atlet. Angka tersebut masih dapat berubah setelah proses pemetaan atlet dan nomor pertandingan diselesaikan.
Target yang dipasang Kota Bengkulu cukup tinggi. Pemerintah daerah menargetkan perolehan medali emas sebanyak-banyaknya untuk merebut kembali posisi juara umum Porprov.
”Target kita juara umum. Kalau bisa medali emas sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Untuk mengejar target tersebut, dukungan anggaran juga disiapkan. Eka mengatakan Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu bersama DPRD Kota Bengkulu memberikan dukungan terhadap kontingen yang akan berlaga.
Salah satu bentuk dukungan tersebut berupa bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali emas nanti. Pemerintah Kota Bengkulu berupaya agar bonus atlet dapat diberikan segera setelah pertandingan selesai.
”Setelah pertandingan paling lama dua hari langsung diberikan bonus. Kalau bisa setelah pertandingan langsung diberikan, jadi tidak perlu menunggu tahun depan,” kata Eka.
Sementara itu, bonus untuk pelatih juga disiapkan. Namun, pencairannya direncanakan masuk dalam anggaran tahun berikutnya karena keterbatasan anggaran pada tahun berjalan.
Eka meminta seluruh atlet dan pelatih memanfaatkan masa persiapan dengan maksimal. Menurut dia, Porprov bukan sekadar ajang mengejar medali, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan atlet dan pembangunan prestasi olahraga Kota Bengkulu.
”Kepada atlet dan pelatih, latihan dengan baik dan berjuang dengan baik. Jangan puas dengan hasil sesaat. Ini merupakan langkah awal menuju kesuksesan ke depannya,” pungkasnya. (JUL)






