BencoolenTimes.com – LBH (Lembaga Bantuan Hukum) SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Bengkulu fasilitasi siswi SMKN 1 Bengkulu kurang mampu yang mengalami sakit cukup langka, yaitu Hepokalemia atau Hemaparasis atau kekurangan Kalium.
Siswi tersebut bernama Satya Eka Syalina Cesar yang duduk di Kelas X anak pasangan Ade Tri Syahputra dan Novitasari warga Kebun Keling Kota Bengkulu.
Dijelaskan Ketua LBH SMSI, Benni Hidayat, SH mendapatkan informasi dari salah satu wali murid yang memang merupakan Advokad di DPD Kongres Advokad Indonesia (K.A.I) Provinsi Bengkulu. Didapat informasi, Satya sering tak masuk sekolah karena sakit. Pun sekolah, Satya harus dipapah oleh orangtua atau teman-teman sekolahnya.
”Kita awalnya dapat info dari salah satu anggota kita di DPD K.A.I yang anaknya merupakan teman dari siswi yang sakit tersebut,” jelas Benni yang juga merupakan Ketua DPD K.A.I Provinsi Bengkulu.
Selanjutnya, LBH SMSI serta DPD K.A.I berkoordinasi dengan Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi untuk memfasilitasi siswi tersebut agar mendapatkan perawatan yang memadai. Satya lantas dibawa ke RSHD Kota Bengkulu untuk menjalani perawatan.
”Alhamdulillah setelah kita koordinasikan, siswi ini bisa kita antar ke Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) dan dibantu Walikota agar mendapatkan perawatan,” sebut Benni.
Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Bengkulu, Wibowo Susilo mengatakan, apa yang mereka laksanakan merupakan wujud dari Bantu Rakyat, sejalan dengan semangat Gubernur dan Walikota Bengkulu. ”Sesuai tujuan kita mendirikan LBH SMSI ini sebagai LBH Bantu Rakyat,” kata Bowo sapaan akrabnya ini.
Ditambahkan Bowo, diharapkan masyarakat bisa berbagi informasi atau bisa langsung menghubungi LBH SMSI jika membutuhkan bantuan, khususnya bantuan hukum bagi yang masyarakat kurang mampu.
”Bukan hanya bantuan hukum saja, tapi bisa juga seperti siswi SMKN 1 ini dan Insya Allah akan kita fasilitasi,” imbuh Bowo.(OIL)



