Mendengar Warganya Belum Dapat Bantuan Covid-19, Walikota dan Wawali Turun Langsung

BencoolenTimes.Com, – Enam orang warga Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu belum mendapatkan bantuan Covid-19 dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berupa Beras dan Mie (RasMie) seperti yang dijanjikan Walikota Bengkulu Helmi Hasan. Ternyata kabar tersebut langsung direspon cepat oleh Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi yang mana sepasang pemimpin ini langsung mendatangi warga tersebut dan langsung bantuan seperti yang dijanjikan Pemkot Bengkulu, Senin (4/5/2020).

Selain itu, langkah yang dilakukan Pemkot Bengkulu ini karena pihaknya tidak
ingin ada satu pun warga Indonesia di Kota Bengkulu yang tidak mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Bengkulu,

Helmi Hasan mengatakan, bantuan 5 KG beras dan 1 dus Mie yang didistribusikan tersebut belum selesai, karena masih ada 15 KG beras dan 1 dus mie yang akan disalurkan lagi.

“Ada yang ngirim whatsapp ke kami katanya ada enam orang belum dapat rasmie di sini (Sidomulyo). Maka saya dengan Wawali melakukan quick response karena memang pasti ada warga yang datanya tercecer karena bantuan yang kita bagikan ini ke seluruh masyarakat. Maka Sabtu dan Minggi pun kami masih kerja. Tapi data warga yang tercecer ini bukan disengaja. Yang belum dapat segeralah melapor ke RT. Masyarakat itu sendiri juga harus proaktif untuk melapor,” kata Helmi.

Helmi memastikan tidak ada satu pun warga Indonesia di Kota Bengkulu ini yang tidak mendapatkan bantuan rasmie kecuali mereka yang menolak.

“Siapapun itu baik warga kota maupun bukan warga kota. Cuma satu pesan kami ikuti imbauan pemerintah Insha Allah kita bisa melalui masa-masa sulit di tengah wabah Covid-19 ini,” ujar Helmi.

Bantuan rasmie ini, lanjut Helmi dibeli bukan dari uang pribadi walikota atau uang wakil walikota apalagi uang ketua RT. Tapi dibeli menggunakan uang rakyat, se-Kota Bengkulu. “Artinya ini dari uang negara Indonesia yang dibelikan beras dan mie. Mudah-mudahan bermanfaat dan meringankan sedikit beban masyarakat yang terdampak Covid-19,” sampai Helmi.

Salah satu warga yang datanya tercecer itu yang menerima rasmie langsung dari Helmi adalah Apriliansyah, penjaga masjid Khairunnisa.

“Saya penjaga masjid, asal dari Pagar Alam Provinsi Sumsel. Sudah 1 tahun di Kota Bengkulu. Sebenarnya kami sudah melapor ke ketua RT di sini tapi mungkin karena keterlembatan administrasi sehingga kami belum menerima rasmie itu. Maka kami melapor dan Alhamdulillah kini sudah dapat dan diantar langsung oleh walikota dan wakil walikota,” tutur Apriliansyah.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Bengkulu terkhusus kepada walikota dan wawali. “Saya sangat terima kasih kepada walikota yang telah memberikan bantuan kepada kami untuk mencukupi kebutuhan kami. Semoga berkah dan bermanfaat,” demikian Apriliansyah. (Bay)