BencoolenTimes.com, – Kasus pembobolan rekening nasabah yang ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu ternyata bukan hanya dengan cara memalsukan data rekening calon korbannya, namun juga menggunakan cara skimming untuk menguras isi rekening nasabah.
“Ternyata ditemukan selain melakukan pembobolan rekening nasabah, tim sindikat pembobol yang diamankan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu dan Polrestabes Semarang memiliki modus lain dalam menguras isi rekening nasabah, yaitu dengan cara skimming,” ungkap Kasubdit Harda bangtah Polda Bengkulu AKBP Edi, Senin (22/2/2022).
Lanjutnya, komplotan yang sudah terorganisir ini mengakali ATM sedemikian rupa sehingga saat ada kartu ATM yang masuk, akan dibuat seolah-olah tertelan, kemudian para komplotan kartu menduplikat ATM yang asli.
“Selain manual, ini juga ada skimming ATM jadi sudah dipersiapan kartu kosong seperti yang sudah banyak terjadi, ATM nasabah tertelan nyangkut, kemudian di copy oleh ATM kosong ini. Ini juga kami sita dari pelaku, cuma TKP mana saja yang di Skimming ini yang masih kita dalami,” ujar AKBP Edi.
Lanjutnya, terkait skimming tersebut pihak kepolisian masih mendalami dan mengecek langsung dengan pihak bank yang bersangkutan karena kartu ATM bank asli yang ditemukan ini bermacam- macam, ada BRI, BCA dan lainnya
Diketahui, Polda Bengkulu baru-baru ini berhasil mengungkap sindikat pembobolan ATM yang sudah terorganisir. Sebanyak 7 orang berhasil diamankan dan sejumlah tersangka lainnya yang satu jaringan sudah diamankan pihak Kepolisian Semarang. (Cw 7)
