Home Bengkulu Utara Molek Lebong Tandai Terjatuh hingga 20 Meter Akibat Longsor, Jalur Transportasi Putus

Molek Lebong Tandai Terjatuh hingga 20 Meter Akibat Longsor, Jalur Transportasi Putus

Molek Lebong Tandai Terjatuh
Gambar: Penumpang transportasi Molek yang jatuh ke jurang

BencoolenTimes.com – Bencana tanah longsor terjadi di jalur transportasi molek di Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu, 6 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa ini mengakibatkan satu unit gerbong molek terjatuh ke jurang sedalam sekitar 20 meter saat melintas di kawasan Lubuk Derek atau Muara Lusang.

Molek Lebong Tandai
Gambar: Barang bawaan transportasi Molek ikut jatuh ke jurang 

Longsor diduga berasal dari tebing di sekitar jalur yang tiba-tiba runtuh dan menimpa rel. Kondisi tersebut membuat lintasan tidak lagi aman dilalui, sehingga gerbong yang tengah membawa logistik kehilangan kendali dan terjun ke jurang.

Wakil Ketua BPD Lebong Tandai, Muhar, mengatakan kejadian berlangsung mendadak saat molek melintas di titik tersebut.

”Tebing longsor tepat di jalur saat molek melintas, sehingga gerbong terjun. Seluruh logistik yang dibawa ikut jatuh,” ujar Muhar.

Akibat kejadian itu, pengemudi ikut terhempas dari gerbong. Korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, namun kondisi terkininya belum dirinci.

Hingga saat ini, gerbong molek yang jatuh masih berada di dasar jurang dan belum dapat dievakuasi. Selain itu, longsor juga menyebabkan kerusakan serius pada jalur transportasi, dengan sekitar 12 meter rel dilaporkan putus sehingga akses sementara tidak dapat difungsikan.

Pemerintah desa kini masih berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Utara untuk penanganan darurat. Di sisi lain, desa juga menunggu pencairan dana darurat bencana melalui dana desa tahap II guna mempercepat perbaikan jalur transportasi tersebut. (OIL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version