BencoolenTimes.com, – Pelaksanaan MotoGP yang akan digelar di sirkuit mandalika Indonesia yang telah dijadwalakan berlangsung 18-20 Maret terancam dibatalkan.
Rumor ini muncul dari pernyataan CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta yang menyatakan tidak akan digelarnya motogp di negara yang mewajibkan karantina panjang bagi penonton dan tim pembalap.
“Apa yang kami alami di MotoGP Amerika tahun lalu adalah apa yang ingin kami capai. Itu adalah status yang sudah kami siapkan dan yang kami bicarakan, bahwa kami tidak akan menerima karantina,” ucap Ezpeleta.
“Yang benar saja, jika mereka memberitahu kami, bahwa kami harus dikarantina selama 14 hari, jawabannya jelas: ‘Tidak, saya tidak akan datang!’. Itu batasnya,” ujar Ezpeleta.
Pernyataan itu memunculkan rumor MotoGP Mandalika 2022, yang akan jadi balapan Grand Prix pertama di Indonesia sejak 1997, terancam batal digelar. Terlebih Indonesia saat ini sedang dalam ancaman kasus virus Covid-19 varian Omicron.
Pihak Pemerintah melalui Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Suharyanto, menyatakan motoGP 2022 akan digelar dengan system buble atau Gelembung, yang mana system ini dirancang untuk membatasi kontak pelaku olahraga dengan orang luar. Jika sistem itu kembali diterapkan untuk MotoGP Mandalika 2022 maka dipastikan tidak akan ada masalah.
Hingga kini pihak Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memastikan MotoGP Mandalika 2022 akan berjalan sesuai rencana. Wakil Presiden MGPA, Cahyadi Wanda, mengatakan hingga saat ini komunikasi dengan Dorna untuk menggelar balapan MotoGP Mandalika berjalan lancar. Dan Hingga saat ini Belum ada konfirmasi resmi dari pihak Dorna Sports atau MGPA mengenai ancaman pembatalan MotoGP Mandalika 2022. Balapan akan tetap digelar sesuai jadwal pada 18-20 Maret mendatang. (Sumber : cnnindonesia.com)
