Home Info Kota PAD Kota Bengkulu Tahun 2020 Diprediksi Bakal Turun

PAD Kota Bengkulu Tahun 2020 Diprediksi Bakal Turun

BencoolenTime.com, – Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kota Bengkulu memprediksi bakal ada penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak atas Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk tahun 2020. Pasalnya, disituasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini baik langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap kemampuan masyarakat untuk membayar pajak khususnya PBB dan BPHTB.

Kepala Bidang (Kabid) PBB dan BPHTB Bapeda Kota Bengkulu, Gita Gama, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2020) menuturkan, dalam situasi pademi Covid-19 sekarang ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan masyarakat untuk membayar pajak khususnya sektor PBB dan BPHTB, maka tidak menutup kemungkinan hal tersebut berpengaruh pada PAD Kota Bengkulu yang saat ini diindikasikan akan mengalami penurunan, namun untuk besaran penurunan itu belum diketahui karena masih dalam pembahasan. Terkait dengan target PAD dari sektor PBB dan BPHTB itu nantinya akan ada rencananya rasionalisasinya.

“Target kami untuk pendapatan dari PBB sebesar  11 milyar rupiah dan BPHTB ditargetkan 15 milyar rupiah,” ujar Gita Gama.

Gita Gama mengatakan, kemungkinan dalam waktu dekat akan diketahui berapa penurunan yang dialami. Dalam situasi sekarang ini tidak bisa menyalahkan semata-mata karena faktor Covid-19, tetapi memang fakta yang terjadi dengan adanya Covid-19 pengaruhnya bagi masyarakat cukup luas dalam segi kemampuan untuk membayar pajak PBB dan BPHTB.

Namun kodisi ini tidak menjadikan alasan pihaknya untuk patah semangat, karena Bapeda Kota bidang PBB dan BPHTB terus berupaya melakukan sosialisasi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait dengan penagihan pajak. Pihaknya juga menegaskan meskipun kondisi saat ini serba terbatas tetapi pelayanan terhadap masyarakat menjadi yang utama dan harus semaksimal mungkin.

Terkait trobosan apa yang akan dilakukan, saat ini pihaknya tidak bisa berharap banyak. Tetapi ia berharap, dengan sinergitas bersama mulai dari Pemerintah tingkat satu, tingkat dua sampai tingkat kondisi sekarang ini dapat segera pulih Sehingga, sektor pendapatan negara dalam hal ini PAD dari Kota Bengkulu dapat kembali seperti sebelum-sebelumnya.

“Untuk tahun pajak 2019 target dari PBB 10 milyar dan terealisasi 9,6 milyar atau 96 persen. Sedangkan untuk BPHTB sebelumnya targetnya 12 milyar lebih dan nilai realisasinya cukup fantastis yakni di angka 23 milyar. BPHTB realisasinya hampir 200 persen tahun 2020, jadi over target dan memang BPHTB ini sejak diterbitkannya Peraturan Walikota (Perwal) nomor 43 cukup signifikan memberikan sumbangan pemasukan daerah dari sektor pajak,” jelas Gita Gama. (Bay)