Home Pemprov Bengkulu Pemprov Bengkulu Rapat Persiapan Festival Tabut 2026

Pemprov Bengkulu Rapat Persiapan Festival Tabut 2026

Pemprov Bengkulu Rapat
Gambar: Rapat persiapan tersebut langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni

BencoolenTimes.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menggelar rapat persiapan penyelenggaraan Festival Tabut 2026 sebagai perayaan tahunan di Bengkulu, Senin, 8 Juni 2026. Rapat persiapan tersebut langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni.

Rapat yang juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Murlin Hanizar, unsur TNI/Polri, organisasi perangkat daerah terkait, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya membahas sejumlah persiapan, mulai dari target kunjungan wisatawan, rekayasa lalu lintas, keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif, hingga dampak ekonomi yang diharapkan dapat dirasakan masyarakat Bengkulu.

Rangkaian kegiatan festival akan diisi dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, bazar serta pameran UMKM, serta sejumlah kegiatan pendukung lainnya. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya Bengkulu kepada masyarakat yang lebih luas.

Herwan Antoni menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak agar penyelenggaraan Festival Tabut 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.

”Sinergi seluruh pihak sangat penting agar pelaksanaan Festival Tabut tahun ini berjalan aman, tertib, dan sukses, sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Herwan.

Festival Tabut merupakan tradisi budaya tahunan masyarakat Bengkulu yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari peringatan Tahun Baru Islam. Tradisi ini telah berkembang menjadi salah satu agenda wisata budaya unggulan di Provinsi Bengkulu.

Sejak 2018, Festival Tabut juga masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) karena dinilai memiliki nilai budaya yang kuat serta mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat dan daerah.

Dari sisi ekonomi, Festival Tabut 2026 diproyeksikan melibatkan sekitar 500 UMKM dan pelaku ekonomi kreatif, lebih dari 1.000 tenaga kerja, serta sekitar 3.000 pelaku seni dan budaya. Nilai transaksi ekonomi selama pelaksanaan festival diperkirakan mencapai Rp25 miliar.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap Festival Tabut 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu memperkuat citra Bengkulu sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (JUL/RMC)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version