BencoolenTimes.com, – Pekan Nasional Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XVI Sumatera Barat berakhir dilaksanakan.
Sebanyak 590 peserta Penas KTNA XVI asal Provinsi Bengkulu telah ikut dalam kegiatan untuk bisa saling berbagi dan berkomunikasi dengan peserta dari berbagai Provinsi lainnya.
Di forum Penas tersebut para peserta bisa untuk pengembangan diri, tukar menukar informasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian, hingga membahas potensi perikanan dan kehutanan se-Indonesia.
“Pertama tujuan untuk datang ke Penas KTNA XVI ini, kita semua ingin belajar, dan menambah koneksi akan sangat disayangkan jika hanya ingin sekedar jalan-jalan,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Kamis (5/6/2023).

Jonaidi SP meminta, agar Dinas terkait bisa memastikan para peserta bisa membawa oleh-oleh dari kegiatan yang sangat bermanfaat tersebut.
“Harapan kita semua, dalam ajang ini akan ada hasil, harus ada oleh-oleh yang bisa dibawa pulang untuk mengembangkan petani dan nelayan kita di Bengkulu,” sampai Jonaidi, SP.
Oleh karena itu, Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu yang berkompeten dalam hal ini, segera melakukan evaluasi terhadap kekurangan yang ada di petani dan nelayan Provinsi Bengkulu, sehingga bisa dibenahi.
“Silahkan lakukan evaluasi dari hasil kegiatan ini, apa yang harus diperbaiki dan apa yang menjadi kelebihan Provinsi Bengkulu begitu juga kekurangannya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD Provinsi Bengkulu, ajang ini tidak dijadikan sebagai kesempatan jalan-jalan, melainkan harus ada pengetahuan dan ilmu di dalamnya.
“Akan sangat sayang kalau ini hanya dijadikan sebagai ajang jalan-jalan, kita harus memperoleh sesuatu untuk dijadikan oleh-oleh yang membawa dampak positif bagi petani dan nelayan,” tegasnya.
Ia pun menambahkan, kegiatan ini bisa menambah akses dan jaringan lebih banyak bagi petani dan nelayan, sehingga bisa belajar untuk berkembang lebih baik lagi.
“Harapan saya ini benar-benar dimanfaatkan, bagi sektor pertanian, nelayan dan perikanan, agar bisa maksimal belajar dan bertanya serta saling berbagi koneksi dengan peserta lainnya,” demikian Jonaidi. (Adv)






