BencoolenTimes.com, – Diberitakan sebelumnya, ada pihak keluarga pasien Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu bernama Santoso Ujang Effendi, M. Kes warga Kota Bengkulu yang mengaku kecewa dengan pelayanan RSMY Bengkulu yakni pelayanan mengenai sulitnya penyediaan mobil Ambulance untuk mengantarkan jenazah ke pemakaman dan dinilai lambat.
Kekecewaan warga tersebut kemudian ditanggapi Dirut RSMY Bengkulu Zulki Maulub Rotonga yang menjelaskan, bahwa perlu dipahami bahwa mobil ambulance di RS M Yunus jumlahnya terbatas. Apabila waktu bersamaan semua mobil berangkat, maka harus nunggu dulu dan memang sudah lama kekurangan.
“Kita dari Pihak RS M Yunus sedang mengusulkan untuk penambahan Ambulance saat ini,” kata Zulki, Sabtu (5/6/2021).
Zulki mengungkapkan, terkait keterlambatan penyediaan mobil Ambulance untuk mengantar jenazah pasien Zulkifli bin Ma’ruf, saat itu mobil Ambulance sedang berangkat semua.
“Permasalahannya dua mobil Ambulance lagi ngantar semua dan memang itu menjadi keterbatasan dari RS,” tutup Zulki.
Penjelasan Dirut RSMY Bengkulu tersebut dibantah
Santoso Ujang Effendi, M. Kes. Santoso menegaskan, bahwa pada saat kejadian tidak ada konfirmasi sama sekali dari RS M Yunus bahwa ambulance sedang mengantar jenazah yang lain.
“Jika ada pemberitahuan sejak awal. Maka pihak keluarga tidak akan keberatan untuk mengadakan ambulance sendiri,” jelas Santoso.
Bahkan Santoso menyampaikan pernyataan menohok kepada pihak RSMY Bengkulu yang dinilai tidak ada kejelasan dalam kooordinasi.
“Jadi disinilah letak masalahnya bahwa sekelas manajemen RS Rujukan tingkat Provinsi tidak ada kejelasan koordinasi dan komunikasi baik internal maupun eksternal khususnya kepada keluarga pasien,” terang Santoso. (JRS)






