Home Kota Bengkulu Penumpang Pesawat Protes Dikenakan Denda, Padahal Barang Bawaan Sesuai Ketentuan Kabin

Penumpang Pesawat Protes Dikenakan Denda, Padahal Barang Bawaan Sesuai Ketentuan Kabin

Penumpang Pesawat Protes
Keterangan: gambar ilustrasi penumpang pesawat protes

BencoolenTimes.com – Heboh video seorang perempuan protes pihak maskapai Citilink yang kenakan denda Rp350 ribu karena nenteng tas Make Up ketika hendak cek in pesawat pada Minggu, 22 Juni 2026.

Diketahui, perempuan tersebut bernama Tiur yang merupakan orang tua dari salah satu penumpang yang hendak berangkat ke Jakarta dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

Kepada wartawan, Tiur menyampaikan keberatan dan protesnya kepada petugas maskapai Citilink tersebut karena berat barang bawaan anaknya tidak melebihi 7 Kg sesuai ketentuan kabin. Yang mana, barang bawaan anaknya tersebut satu koper dan satu tas berwarna krem berisi Make Up, dompet dan headphone.

”Saya protes, karena barang bawaan anak saya itu belum melebihi 7 Kg. Namun dikenakan denda sebesar Rp350 ribu oleh petugas,” sampai Tiur, Senin, 23 Juni 2026.

Sambung Tiur, Sementara petugas tersebut ketika diminta untuk menimbang langsung berat barang bawaan tidak mau dan terus berdalih bahwa sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) dan aturan pemerintah.

Bahkan, salah seorang yang mengaku sebagai General Manager Citilink menyebutkan bahwa peraturan pemerintah melarang untuk membawa tas lebih dari satu di dalam pesawat, termasuk tas dompet dan tas handphone karena tidak boleh dipangku dalam pesawat.

”Petugas bilang sudah peraturan pemerintah tidak boleh memangku tas di dalam pesawat, namun ketika ditanya peraturan pemerintah nomor berapa dan pasal berapa justru mereka tidak bisa menunjukkan,” tegas Tiur.

Tiur menyampaikan, bukan hanya dia yang protes aturan hanya membolehkan membawa satu tas dan tidak boleh memangku tas di dalam pesawat, sejumlah penumpang lainnya turut kena denda oleh petugas maskapai Citilink tersebut dan apabila tidak membayar maka penumpang tidak diizinkan untuk masuk pesawat.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya meminta klarifikasi resmi dari pihak bandara maupun maskapai penerbangan dimana aksi protes tersebut terjadi. (JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version