BencoolenTimes.com – Ratusan warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas llA Bengkulu menggunakan hak suaranya untuk memilih di TPS Khusus pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Rabu, 27 November 2024.
Dari jumlah warga binaan sebanyak 738 orang di Lapas kelas IIA Bengkulu, ada 592 orang terdata di DPT (Daftar Pemilih Tetap), 43 orang terdata di DPTB (Daftar Pemilih Tambahan Baru) sehingga total yang bisa menggunakan hak suara 635 orang. Sementara, untuk DPT Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu ada 635 orang dan DPT Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu ada 326 orang serta DPTB-nya ada 28 orang.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Bengkulu Teguh Wibowo, mengungkapkan bahwa, seluruh DPT di wilayah Lapas dan Rutan di wilayah Bengkulu yang melakukan pencoblosan ada 2.462 pemilih dari jumlah warga binaan 2.883 orang.
”Ada tujuh UPT Kemasyarakatan dengan jumlah DPT 2.462 pemilih dan ada DPTB 356 pemilih yang melakukan pencoblosan di 9 TPS Khusus di Rutan dan Lapas,” ujar Teguh Wibowo.
Lanjut Teguh Wibowo, proses pencoblosan di TPS terpantau aman dan kondusif dan berjalan sesuai dengan tahapan yang ada. Petugas dan pegawai di lingkungan Kemenkumham wilayah Bengkulu berkomitmen untuk menjaga netralitas tanpa ada unsur mempengaruhi warga binaan untuk memilih Paslon tertentu.
Kapala Lapas Kelas IIA Bengkulu Yuniarto didampingi Kepala Pengamanan Lapas Bengkulu Dudi, menambahkan, proses pemilihan di Lapas kelas IIA Bengkulu berjalan dengan tertib dan lancar, tidak ada kendala apapun.
”Kita akan terus pantau proses pencoblosan ini hingga selesai perhitungan surat suara. Dan kita pastikan seluruh warga binaan yang mempunyai hak pilih menyalurkan hak pilihannya di TPS,” tukasnya.(JUL)






