Home Info Kota Ricuh, Saksi Parpol Protes C1 Tak Sesuai Plano

Ricuh, Saksi Parpol Protes C1 Tak Sesuai Plano

Kertas plano akhirnya dibuka setelah diprotes saksi partai, ternyata benar plano berbeda dengan C1

BencoolenTimes.Com, – Sidang pleno yang digelar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ratu Samban, sempat gaduh Sabtu (20/4/2019) sore.

Pasalnya, rekapitulasi lembaran C1 saksi partai, banyak terjadi perubahan data, lantaran tak sesuai dengan rekapan kertas C1 plano yang dihitung di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Perubahan itu, menguntungkan calon legislatif (caleg) lain, dan merugikan caleg sesama partai.

Protes itu dilayangkan saksi PKB, saat penghitungan untuk caleg DPRD Kota Dapil Kecamatan Ratu Samban.

Surat plano, 8 suara di Caleg PKB, Vinna Ledy

Sebanyak 8 suara untuk caleg PKB nomor urut 3, Vinna Ledy Anggraheni pindah ke caleg PKB nomor 4, Yundah Triana. Itu terjadi di TPS 1 Anggut Bawah.

C1 saksi 8 suara pindah ke Caleg nomor 4 PKB, Yundah Triana

Arif W Iskandar, SH, CIL, Kuasa Hukum Caleg PKB Vina Ledy, mengungkapkan, pihaknya dirugikan dengan temuan C1 yang diedarkan ke setiap saksi caleg, ternyata tidak sesuai dengan hasil C1 plano.

“Kami minta kotak suara dibuka, data C1 yang diplenokan di PPK tidak sesuai dengan plano di TPS. Ini sepertinya ada indikasi kecurangan. Kalau karena human eror atau kekeliruan, kok lebih dari satu kekeliruan di TPS yang berbeda. Ini ada indikasi kecurangan. Saya masih ada data plano yang tidak sesuai C1, kami minta seluruh plano dibuka,” ungkap, Arif.

Tidak hanya Arif, salah satu saksi partai, Yogi, data plano yang sudah diinput tim mereka, berubah saat C1 saksi keluar. “Banyak di C1 angkanya dicoret, tapi tidak ada tanda tangan. Ini ada apa, jangan-jangan ada kecurangan,” kata Yogi kepada pewarta.

Sementara itu, panitia PPS dan PPK belum berkomentar terkait hal tersebut.

“Nanti saja ya, kita masih merekap hasil dari C1,” ungkap salah satu panitia PPS.

Pantauan di lokasi, protes saksi itu memaksa pihak PPS dan PPK membuka kotak suara dan melihat lembaran plano. “Buka, buka plano. Buka,” teriak saksi.

PPK pun akhirnya membuka kotak suara dan mengambil plano. Hasilnya, ternyata 8 suara itu memang milik caleg PKB nomor urut 3, Vinna sesuai data plano yang dibuka saat pleno C1 di PPK Ratu Samban. Bukan suara caleg nomor urut 4 PKB, Yundah.(Ros/MS)