Kecil memang. Hanya Rp 2.000 per hari. Tapi kalau berjamaah, dampaknya sangat dahsyat. Bukan hanya dahsyat totalnya, namun juga dahsyat manfaatnya.
Agama apa saja, diajarkan saling berbagi. Sedekah selain diganjar pahala, Allah juga langsung balas. Kadang baru sebatas niat, Allah balas dengan rezeki yang tak diduga-duga.

Alhamdulillah, di Kota Bengkulu Walikota bersama Forkopimda sudah melaunching GERAKAN SEDEKAH Rp. 2.000. Setiap Jumat kotak sedekah dihimpun untuk diserahkan ke Baznas.
Baznas sudah menjadi problem solver. Sudah ribuan warga terbantu. Namun size ladang amalnya harus terus diperbesar.
Maka, salah satunya adalah mengkampanyekan sedekah Rp 2000 per hari. Kalau zakat memang sudah kewajiban. Jika ditambah dengan infaq/sedeqah tentu amalnya berlipat ganda.

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 261, “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki.”
Potensinya pun sangat dahsyat.
Penduduk Kota Bengkulu saat ini 374.000. Kita asumsikan 100.000 orang bersedekah Rp 2.000. Maka dalam sehari terhimpun 200 Juta.
Sedekah Rp 2.000 tidaklah membuat kita bangkrut atau jatuh miskin. Dikumpulkan pun untuk ditabung, juga tidak membuat kaya raya. Maka, mulai saat ini mari kita biasakan sedekah Rp 2.000 per hari.
* Catatan Dewa (Dedy Wahyudi) Wakil Walikota Bengkulu.
* Kota Bengkulu, 17 September 2021.






