Home Hukum Sebanyak 565 Titik KDKMP di Bengkulu Rampung Dibangun

Sebanyak 565 Titik KDKMP di Bengkulu Rampung Dibangun

Sebanyak 565 Titik
Keterangan: Danrem 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menyampaikan kata sambutan dalam acara Coffee Morning Korem 041/Garuda Emas bersama awak media di Bengkulu

BencoolenTimes.com – Sebanyak 565 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Bengkulu telah mencapai tahap akhir pembangunan. Namun, pengoperasiannya masih dilakukan secara bertahap dan menunggu proses verifikasi serta validasi.

Danrem 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto mengatakan, untuk pembangunan KDKMP di Provinsi Bengkulu telah mencapai 565 titik berdasarkan data per Minggu yang lalu, sementara, sebanyak 81 titik KDKMP di Kabupaten Bengkulu Utara telah selesai dibangun 100 persen.

”Di Bengkulu, kita sudah 565 titik kalau tidak salah per minggu kemarin. Mungkin minggu ini sudah bertambah lagi. Yang sudah 100 persen selesai semua itu di Bengkulu Utara sebanyak 81 titik,” kata Jatmiko dalam kata sambutannya saat acara Coffee Morning bersama awak media di halaman kantor Korem 041 Garuda Emas, Senin, 19 Oktober 2026.

Menurut Jatmiko, pembangunan fisik yang telah rampung belum serta-merta membuat KDKMP dapat langsung beroperasi. Setiap lokasi harus melalui pemeriksaan untuk memastikan kesiapan bangunan dan fasilitas pendukung.

Proses verifikasi dan validasi akan dilakukan Kementerian Koperasi bersama kementerian terkait dan pihak lainnya. Pemeriksaan mencakup ketersediaan listrik dan air, sarana dan prasarana, kondisi bangunan, hingga kendaraan operasional, seperti truk dan kendaraan roda tiga.

Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan koperasi siap digunakan dan dapat melayani transaksi masyarakat.

”Memang tidak semudah yang dibayangkan kalau mau mengoperasionalisasikan KDKMP. Artinya, butuh waktu dan perlu sesegera mungkin untuk didorong,” ujarnya.

Jatmiko menjelaskan, pada tahap awal, pengoperasian KDKMP diprioritaskan di wilayah Jawa dan Lampung. Sebanyak 1.061 titik sebelumnya telah menjadi bagian dari tahap awal tersebut, sedangkan target berikutnya mencapai 8.000 titik dalam beberapa bulan ke depan.

Pengoperasian dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan setiap lokasi. Setelah pelaksanaan di Lampung, Bengkulu diharapkan segera menyusul.

”Setelah Lampung, insya Allah pasti Bengkulu juga akan dioperasionalisasikan,” kata Jatmiko.

Ia menambahkan, verifikasi dan validasi terhadap titik-titik yang telah selesai dibangun masih berlangsung. Karena itu, kesiapan setiap lokasi perlu dipastikan sebelum koperasi mulai beroperasi.

Selain membahas kesiapan operasional, Jatmiko menyinggung dinamika pelaksanaan KDKMP di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Mukomuko.

Ia menegaskan, setiap informasi dan laporan yang diterima akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan terlebih dahulu. Menurut dia, keputusan tidak bisa diambil hanya berdasarkan informasi awal tanpa mengecek kondisi di lapangan.

Pihaknya akan meminta keterangan dari pejabat terkait dan unsur sipil yang berhubungan dengan persoalan tersebut. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan mendatangi wilayah terkait atau memanggil pihak-pihak yang diperlukan ke Korem.

Hasil pemeriksaan selanjutnya akan menjadi bahan laporan kepada Kodam sebelum keputusan diambil.

Jatmiko mengatakan, evaluasi juga akan mempertimbangkan kemampuan komando di tingkat Kodim dalam mengatur, mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan program KDKMP di wilayah masing-masing.

”Kami akan melihat Kodim mana yang memang Dandim-nya bisa mengatur, mengendalikan, mengontrol dan Kodim mana yang memang Dandim-nya main-main. Dandim yang tidak mengerti apa yang harus dia kerjakan. Nah, ini tentunya akan berbeda kebijakan atau keputusan yang kita ambil,” pungkasnya. (JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version