BencoolenTimes.com, – Masih banyaknya kasus bully atau perundungan di lingkungan sekolah wilayah Provinsi Bengkulu menjadi perhatian semua pihak, terutama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu.
Menyikapi hal ini, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Sefty Yuslinah mengatakan, dalam mencegah kasus perundungan di lingkungan sekolah peran serta guru menjadi perhatian penting. Mengingat, keberadaan guru di sekolah menjadi pengganti orangtua pelajar.
”Sosok seorang guru itu adalah pengganti orangtua di sekolah, jadi ayah ibunya di sekolah itu adalah guru. Gimana kalau misalnya gurunya yang malah memberikan contoh yang tidak baik, gimana jadinya dengan pendidikan di Indonesia maupun di Bengkulu ini,” tutur Sefty, Jumat (23/2/2024).

Dikatakan Sefty, sosok seorang guru harus memang senantiasa belajar. Sehingga, peranannya sebagai guru di lingkungan sekolah juga benar-benar dijalankan dengan baik dan dapat mengoptimalkan pencegahan terhadap bully atau perundungan.
”Jadi seorang pemberi pelajaran dia juga harus belajar, seorang pembina dia harus juga dibina. Sehingga peran yang diembannya benar-benar dapat dijalankan dengan baik,” imbuhnya.
Dengan hal demikian, Sefty mendorong agar peningkatan SDM pendidik dapat dioptimalkan agar peran guru yang menjadi panutan atau seseorang yang ditiru anak muridnya dapat maksimal dengan baik.
”Sebenarnya segala sesuatu itu kan harus dimulai dari pendidikan, nah bagaimana pendidikan kita ini memang benar-benar harus diperhatikan dan terutama sosok seorang guru karena memang guru itu kan yang digugu dan ditiru,” tutupnya. (JRS)




