Home Info Kota Sekolah Bantah Keluarkan Siswi Viral Video Tik Tok Hina Palestina

Sekolah Bantah Keluarkan Siswi Viral Video Tik Tok Hina Palestina

Kepala Sekolah didampingi para guru menggelar konfrensi pers, Kamis (20/5/2021)

BencoolenTimes.com, – Banyak pemberitaan yang menyatakan MS (18) siswi salah satu SMA di Kabupaten Bengkulu Tengah, dikeluarkan dari sekolah akibat viral video Tik Toknya menghina Palestina, dibantah pihak sekolah.

Ini disampaikan langsung kepala sekolah tempat MS belajar, Kamis (20/5/2021) di depan para awak media. Didampingi para guru, Kepala Sekolah inisial ES menyatakan beredarnya pemberitaan MS di drop out dari sekolahnya itu sebuah kekeliruan.

ES juga menyatakan dirinya tidak pernah membuat statement mendrop out MS dari sekolah. “Karena kondisi masih Covid-19, maka kami serahkan atau kembalikan dulu kepada kedua orangtuannya untuk dibina. Karena kami khawatir psikisnya terganggu akibat pemberitaan yang begitu besar,” ucap ES saat konfrensi pers.

Namun, lanjut MS, apabila nanti MS mau pindah sekolah seperti yang disampaikan kedua orangtuanya, pihak sekolah siap membantu semaksimal mungkin. “Sehingga tidak ada yang namanya putus sekolah seperti yang diberitakan beberapa hari ini,” kata ES.

Selain itu, ES juga meminta kepada masyarakat terkhusus di Provinsi Bengkulu, agar tidak mengungkit-ungkit masalah kasus video viral tersebut. “Cukup dijadikan pembelajaran bagi kami dan kita semuanya,” tuturnya.

ES juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, yang telah membantu dan turut terlibat dalam penyelesaian kasus tersebut.

“Dari Polres Bengkulu Tengah Kasatreskrim, Kasat Intel, Polsek, Danramil, DPRD Komisi 1 Kabupaten Benteng dan Instansi terkait lainnya,” ungkapnya.

Ketika ditanyakan wartawan jika MS tetap mau sekolah di SMA tersebut, apakah tetap diterima? Kepala sekolah menegaskan tidak ada masalah.

“Ya gak apa-apa kalau dia (MS) mau di sini. Tapi sesuai dengan surat yang dari permintaan orangtuanya, dia mau pindah sekolah, mungkin para media tahu sendiri sudah viral ibunya menyampaikan. Pokoknya kami bantulah semaksimal mungkin,” jawab ES.

Seperti diketahui, video viral MS melalui aplikasi Tik Tok menghebohkan tidak hanya di Provinsi Bengkulu, namun menjadi sorotan nasional lantaran MS mengucapkan kata-kata kurang bagus soal negara Palestina, yang belakangan konfliknya sedang memanas dengan Israel.

Buah perbuatannya, MS sampai dipanggil ke sekolah, meski sekolah masih libur suasana lebaran. Tidak hanya dipanggil sekolah, MS dan orangtuanya juga dipanggil ke Polres Bengkulu Tengah, untuk mediasi bersama dan dihadiri DPRD Bengkulu Tengah, unsur TNI, tokoh masyarakat dan pihak sekolah.

Ramai diberitakan, MS dikeluarkan dari sekolah, sehingga menimbulkan pro kontra di masyarakat. Kabar ini dibantah pihak sekolah, karena tidak pernah membuat keputusan dan statement mengeluarkan MS dari sekolah.(JRS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version