Home Info Daerah Seluma Siswa MTs 2 Seluma Diduga Keracunan MBG, Ini Tanggapan SPPG

Siswa MTs 2 Seluma Diduga Keracunan MBG, Ini Tanggapan SPPG

Heboh Siswa MTs 2
Keterangan: Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seluma, Reno Finarta saat diwawancarai wartawan

BencooenTimes.com – Kabar dugaan seorang siswa MTs Negeri 2 Seluma mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat menghebohkan masyarakat Kabupaten Seluma, Selasa, 4 Agustus 2026.

Informasi yang beredar menyebutkan seorang siswa sempat menjalani perawatan di RSUD Tais akibat mengeluhkan sakit perut yang diduga berkaitan dengan menu MBG.

Menanggapi kabar tersebut, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seluma, Reno Finarta, langsung melakukan penelusuran untuk memastikan kebenarannya.

Dari hasil penelusuran diketahui, kejadian tersebut bukan terjadi pada Selasa, 4 Agustus 2026, melainkan sudah berlangsung pada 23 Juli 2026. Karena selang waktu yang cukup lama, penyebab keluhan sakit perut tersebut belum dapat dipastikan apakah berasal dari makanan MBG.

”Orang tua siswa ini sudah kami konfirmasi. Memang awalnya anaknya mengalami sakit perut. Namun karena waktunya sudah lama, kami tidak bisa memvonis ini disebabkan oleh MBG,” ujar Reno.

Ia menjelaskan, dugaan gangguan kesehatan akibat makanan seharusnya segera dilaporkan agar dapat dilakukan pemeriksaan terhadap menu maupun sampel makanan yang dikonsumsi. Dengan demikian, penyebab kejadian bisa diketahui secara pasti.

Karena itu, Reno mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk aktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG. Jika ditemukan adanya keluhan yang diduga berkaitan dengan makanan yang disajikan, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak terkait agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

”Kami meminta jika ada kejadian seperti ini segera dilaporkan. Jangan menunggu lama, sehingga bisa langsung ditelusuri penyebabnya dan dilakukan penanganan,” kata Reno.

Selain itu, Reno mengingatkan seluruh pengelola SPPG di Kabupaten Seluma agar terus menjaga standar kebersihan dan keamanan pangan. Mulai dari kebersihan tempat pengolahan, kualitas bahan baku, hingga pemeriksaan menu sebelum didistribusikan ke sekolah penerima manfaat harus dipastikan sesuai standar.

”Pengelola SPPG harus selalu menjaga kebersihan, memastikan makanan layak konsumsi, serta melakukan pengecekan sebelum menu MBG dibagikan kepada siswa,” tegasnya.

Reno berharap sinergi antara SPPG, sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat membuat pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Seluma berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi para siswa.

”Mohon kerja samanya, sama-sama kita awasi program ini agar terlaksana sesuai tujuan pemerintah,” pungkasnya. (RSL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version