BencoolenTimes.com, – Aksi Sweeping warga jalan Semarak Kelurahan Bentiring Permai Kecamatan Muara Bangkahulu terhadap truk yang melintas di kawasan jalan sekitar yang merupakan jalur verboden direspon Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Bengkulu Kombes Pol Prabowo Santoso yang menegaskan bakal menindak secara represif truk melebihi tonase melintasi jalan Kota yang merupakan jalur verboden atau terlarang dilintasi truk.
“Pada prinsipnya memang truk batubara itu tidak boleh masuk Kota, dan memang sudah banyak keluhan terutama dari Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah,” jelas Prabowo Santoso saat diwawancarai, Jumat (30/4/2021).
Prabowo Santoso, pihaknya sudah pernah bertemu dengan ketua umum Asosiasi Batu Bara (ABB) membicarakan persoalan terkait keluhan masyarakat terhadap aktivitas truk batubara.
“Saya sempat ketemu dengan ketua umum Asosiasi Batu Bara pak Tarman, namun hal tersebut memang belum ditanggapi oleh pihak Asosiasi Batubara,” ungkap Prabowo Santoso.
Terkait belum adanya tanggapan yang diberikan oleh pihak ABB, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bengkulu mengambil kebijakan dengan melakukan tindakan represif kepada truk yang melanggar.
“Sebenarnya untuk truk bermuatan melebihi tonase yang masuk kota sudah kita tindak berupa tilang dan sudah berjalan kurang lebih 3 minggu, dan kebanyakan truk dari Bengkulu Tengah. Selain truk yang bermuatan lebih dari 8 ton, bukan hanya truk batubara tapi juga truck pengangkut cangkang sawit,” terang Prabowo Santoso.
Prabowo Santoso mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan sendiri. Harus tetap berkoordinasi dengan Satlantas Polres Kota dan Ditlantas Polda Bengkulu.
“Kepada masyarakat kita imbau untuk tidak melakukan tindakan sendiri dan silahkan melapor ke Satlantas Polres Kota dan Ditlantas Polda Bengkulu,” tukas Prabowo Santoso.
Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Semarak Kelurahan Bentiring Permai Kota Bengkulu melakukan aksi sweeping terhadap truk bermuatan yang melintasi jalan Semarak. Aksi itu lantaran warga kesal karena truk-truk itu diduga menjadi biang keladi rudaknya jalan Kota yang merupakan jalur verboden untuk dilewati truk muata.
Dalam aksi sweeping beberapa hari lalu, puluhan truk yang terjaring mulai truk batubara, truk pengangkut cangkang maupun truk muatan lainnya. Truk-truk itu diminta putar balik dan lewat di jalur semestinya. (PPJ)






