Home Nasional Soroti Iuran Ganda, Senator Destita Desak Evaluasi Sistem BPJS Kesehatan

Soroti Iuran Ganda, Senator Destita Desak Evaluasi Sistem BPJS Kesehatan

Soroti Iuran Ganda
Gambar: Komite lll DPD RI rapat kerja bersama BPJS Kesehatan di Gedung DPD RI, Selasa, 14 April 2026

BencoolenTimes.com – Anggota DPD RI asal Bengkulu, Destita Khairilisani, menyoroti dugaan pembayaran iuran ganda oleh peserta BPJS Kesehatan, khususnya yang dialami guru dan tenaga P3K paruh waktu.

Dalam rapat kerja Komite lll DPD RI bersama BPJS Kesehatan di Gedung DPD RI, Senayan, Selasa, 14 April 2026, Destita mengungkap adanya keluhan peserta yang harus membayar iuran secara mandiri, namun di saat yang sama tetap mengalami pemotongan gaji atau tunjangan sertifikasi.

”Mereka itu bertanya, untuk pembayaran premi BPJS, ada yang dua kali, ada mereka sudah bayar pribadi tetapi tetap dipotong dari gaji bahkan dipotong dari sertifikasi,” tegasnya.

Selain menyoroti iuran ganda, Destita juga mendorong pembenahan sistem layanan kesehatan, termasuk optimalisasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk mengurangi beban rumah sakit. Namun, ia menekankan bahwa persoalan iuran yang tidak transparan berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap program jaminan kesehatan nasional.

Ia juga mengangkat isu lain seperti belum terintegrasinya sistem BPJS dengan Jasa Raharja yang berdampak pada tertundanya klaim rumah sakit, serta tarif layanan untuk penyakit tertentu yang dinilai masih rendah.

Tak hanya itu, Destita turut menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kemungkinan kebijakan keringanan tunggakan iuran BPJS, sekaligus menyoroti persepsi adanya perbedaan layanan antara pasien BPJS dan pasien umum.

Menurutnya, pembenahan menyeluruh, khususnya terkait transparansi iuran, menjadi kunci agar program BPJS Kesehatan dapat berjalan lebih adil dan berkelanjutan. (JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version